Breaking News:

Corona di Bali

Pasien Positif Covid-19 Bertambah Satu Orang, Sembuh Tiga Orang

Pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di Buleleng bertambah satu orang

Pixabay
Update Covid-19 di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di Buleleng bertambah satu orang.

Pasien diberi kode PDP 119, warga asal Kecamatan Seririt. Selain itu juga terdapat tiga penambahan pasien yang dinyatakan sembuh.

Sekda Buleleng, juga sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, PDP 119 merupakan warga asal Kecamatan Seririt. Ia tertular virus corona dari suaminya, PDP 112. Sementara PDP 112 tertular virus corona karena sempat melakukan kontak dengan PDP 80, yang merupakan sopir barang lintas Jawa Bali. Seperti diketahui, PDP 80 sudah dinyatakan sembuh sejak 8 Juni lalu.

Penularan virus yang terjadi di Kecamatan Seririt, diakui Suyasa sebagian besar bersumber dari PDP 80 yang merupakan sopir barang lintas Jawa-Bali. Total sudah ada 16 orang yang terpapar virus corona karena sempat melakukan kontak dengan sopir tersebut. Mulai dari keluarganya, tetangga, hingga ke petugas medis. "Petugas medis yang tertular dari PDP 80, menularkan lagi ke keluarga petugas medis itu. Jadi PDP 80 ini menimbulkan PDP terkonfirmasi sampai 16 orang," terang Suyasa.

Kendati demikian, Suyasa menegaskan jika penularan ini belum dapat disebut sebagai klaster baru, karena penyebaran terjadi pada beberapa kelompok orang di lokasi yang berbeda. Suyasa pun berharap, dengan dibangunnya dua pos sekat di wilayah Labuan Lalang, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, dan di Desa Tembok Kecamatan Tejakula, bisa meminimalisir terjadinya penularan, yang disebabkan oleh pelaku perjalanan antar daerah.

Selain itu, Suyasa menyebutkan saat ini terdapat penambahan tiga pasien sembuh, yakni PDP 100, PDP 107 dan PDP 116, yang seluruhnya berasal dari Kecamatan Buleleng. Dimana, untuk PDP 100 diisolasi selama 20 hari, dan diswab sebanyak 11 kali. Sementara PDP 107, diisolasi selama 12 hari, dan diswab sebanyak tujuh kali. Sedangkan PDP 116 dirawat selama tiga hari, dan diswab sebanyak tiga kali. Dengan demikian, secara kumulatif, jumlah pasien sembuh di Buleleng sebanyak 89 orang, sementara yang masih dirawat sisa enam orang.

Disisi lain, disinggung terkait anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan covid-19 Buleleng, Suyasa mengaku saat ini sudah digunakan sebesar Rp 31.4 Miliar. Sementara sisanya sebesar Rp 35.6 Miliar. Suyasa mengaku tidak dapat memastikan apakah sisa anggaran itu cukup, atau kurang untuk penanganan covid-19 saat ini, mengingat pandemi covid-19 tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir. (rtu)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved