Ini Tips Agar Anda Terhindar dari Krisis Finansial, Siapkan Dana Darurat hingga Evaluasi Keuangan
Anda sebaiknya senantiasa waspada dan bersiap diri sebab situasi sulit bisa terjadi kapan saja.
Cek kondisi keuangan Anda saat ini seperti pengeluaran dan pemasukan bulanan.
Apakah hasilnya, pengeluaran masih dalam batas aman atau sebaliknya?
Evaluasi keuangan adalah hal mendasar di mana Anda bisa mendeteksi apakah Anda berpotesi tinggi mengalami krisis keuangan dari faktor internal.
Lakukan evaluasi keuangan dengan jujur, catat semua berapa total pemasukan, aset, investasi, tabungan hingga pengeluaran bulanan Anda.
2. Mulai Terapkan Bujet Keuangan
Langkah selanjutnya adalah menerapkan bujet keuangan.
Caranya, cek kembali hasil evaluasi keuangan, dan buatlah bujet atau istilah lainnya yaitu pos-pos keuangan yang terbagi dalam kategori harian, mingguan, bulanan hingga tahunan.
Misalnya, bujet belanja bulanan, bujet cicilan, bujet menabung dan investasi, hingga bujet asuransi yang sifarnya per tahunan.
Mulai terapkan perlahan dan disiplin. Jadikan hal ini sebagai kebiasaan pengelolaan keuangan yang sehat.
3. Prioritaskan Lunasi Utang dan Hemat Pengeluaran
Bagi Anda yang saat ini kondisi keuangan tidak sehat gara-gara utang yang menumpuk.
Saatnya, Anda prioritaskan keuangan Anda untuk melunasi utang Anda dan mulailah hemat.
Mulailah membuat catatan semua utang-utang Anda, berikan keterangan atau label apakah utang Anda termasuk utang produktif atau konsumtif?
Lalu, cek pos-pos keuangan mana yang Anda bisa ‘cut’ atau kurangi untuk diahlikan ke pos bayar/lunasi utang.
Misalnya, hasil review dan evaluasi utang Anda, ternyata Anda doyan belanja online sehingga utang paylater Anda cukup tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-mencatat-keuangan-untuk-masa-depan.jpg)