Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali Wedding Association Gelar Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Acara Pernikahan

Menyambut tatanan era baru, Bali Weeding Association (BWA) menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan di acara prosesi pernikahan dan dinner pern

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana simulasi new beginning weeding yang digelar oleh Bali Weeding Association dengan penerapan protokol kesehatan. 

“Jadi prosedur itu akan menjadi pedoman bagi semua divisi dalam menggelar acara wedding di masa pandemi Covid-19 sekarang ini dan juga untuk latihan agar nanti ada real weeding beneran kita sudah terbiasa,” sambungnya.

Mengenai batasan tamu pengantin yang dapat hadir saat ini BWA menerapkan batasan mengurangi 50 persen dari kapasitas total venue, misalnya di The Royal Santrian kapasitas 300 nanti akan menjadi maksimal 150 tamu undangan.

Namun arahan kebijakan batasan maksimal tamu di pernikahan belum diatur hingga saat ini oleh pemerintah, kebijakan yang digunakan sementara yaitu setengah dari kapasitas venue.

“Guidance secata detail belum ada tapi pemerintah mengeluarkan beberapa checklist protokol namun detail maksimum tamu weeding berapa orang belum ada. Jadi hal-hal seperti ini kita masih tunggu dari pemerintah supaya tidak menyalahi aturan. Kalau secara general itu memang setengah dari kapasitas ruangan atau venue weeding,” imbuhnya.

Dan jika terdapat tamu datang suhu tubuhnya setelah dicek ada di maksimal 37,3 derajat penanganannya disarankan mengecek kondisinya ke rumah sakit terdekat jika dua kali dicek kondisinya masih seperti itu.

Untuk pihak venue diwajibkan menyediakan satu tempat untuk tamu tersebut untuk beristirahat sejenak dan menunggu 10 sampai 15 menit kemudian dilakukan pengecekan suhu tubuh kedua kali.

 “Suhu tubuh orang berbeda-beda terlebih jika habis dari tempat panas. Jadi memang ada SOP harus ditunggu 10 sampai 15 menit biarkan dia cooldown dulu dicek lagi. Kalau dicek lagi ternyata masih tinggi suhu badannya ya kita akan minta dia cek kesehatannya kita antar ke rumah sakit terdekat atau pun kita panggilkan tim medis,” papar Sinly.

Selama pandemi Covid-19 sama sekali tidak ada penyelenggaraan acara pernikahan di Bali khususnya para calon pengantin dari luar Bali yang ingin menyelanggarakan weeding di Pulau Dewata ini.

Ia mengaku banyak klien menunda acara pernikahannya hingga ke tahun depan atau di tahun 2021 mendatang, tapi sementara yang memiliki rencana weeding di bulan Oktober hingga Desember saat ini masih on schedule sambil melihat bagaimana perkembangan pandemi Covid-19.(*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved