Breaking News:

Gencarkan Sosialisasi Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Denpasar Siapkan Sosialisasi Virtual

Gencarkan Sosialisasi Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Denpasar Siapkan Sosialisasi Virtual

ist
KPU Denpasar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Denpasar, Senin (6/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menyikapi semakin mewabahnya virus Covid-19 di masyarakat. KPU Kota Denpasar sudah menyiapkan langkah strategis untuk mensosialisasikan Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020.

Rencananya, banyak tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan pada masa pandemi tersebut secara virtual. Untuk itu, KPU Denpasar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Denpasar, Senin (6/7/2020). Selain Ketua KPU Denpasar, Wayan Arsa Jaya bersama Komisioner KPU lainnya yakni Divisi Hukum KPU Kota Denpasar Sibro Mulissyi dan nggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Dewa Ayu Sekar.

Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar I Dewa Made Agung dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota I Dewa Gede Rai.

Ketua KPU Kota Denpasar, Wayan Arsa Jaya, mengatakan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 telah ditetapkan pada 9 Desember mendatang setelah sebelumnya sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Ia menjelaskan terdapat perbedaan dalam pelaksanaan pilkada tahun ini dengan pilkada sebelum pandemi Covid-19.

Menurutnya, dalam Pilkada tahun ini, selain tahapan, mekanisme penyelenggaraannya juga disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pilwali diundur menjadi Rabu 9 Desember 2020 yang tadinya 23 September 2020,” jelas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya saat rapat virtual tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan Pilwali 2020 harus dimulai karena pimpinan daerah definitif diperlukan untuk kesinambungan pelaksanaan program pembangunan, apalagi di tengah krisis yang terjadi. “Kalau ditunda lagi berpotensi terjadi pelaksana tugas atau pejabat yang tentunya sulit melaksanakan keputusan strategis dan penting, khususnya bagi penanggulangan wabah covid 19”, jelas Arsa

Pelaksanaan Pilwali menjadi 9 Desember 2020 sesuai Perppu nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan KPU nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan, program dan jadwal pilkada serentak 2020, sehingga menjadi dasar hukum yang kuat untuk pelaksanaannya. “Setiap tahapan Pilwali 9 Desember 2020 itu tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai motto, kesehatan dan keselamatan yang utama,” jelasnya.

Salah satunya dengan memaksimalkan media online/sosial dalam sosialisasi dan mengurangi model-model sosialisasi yang menimbulkan keramaian dan kerumunan. Pihaknya juga berharap dapat menjalin kerjasama dan sinergi dengan Dinas Kominfos dan Bagian Humas & Protokol Pemerintah Kota Denpasar untuk mensukseskan karya agung ini.

"Khususnya dalam sosialisasi dan publikasi agar pemahaman dan partisipasi masyarakat makin meningkat,’ jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved