Corona di Bali
Persiapan Pembukaan Tempat Publik, Denpasar Pasang Pembatas Social Distancing di Taman Lumintang
Sebelum tempat publik dibuka secara bertahap, Denpasar sudah melakukan persiapan
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebelum tempat publik dibuka secara bertahap, Denpasar sudah melakukan persiapan.
Salah satunya dilakukan di Taman Kota Lumintang, Denpasar, Bali, dengan memasang tanda pembatas social distancing.
Pembatas ini berupa kotak-kotak dengan cat putih sebagai penanda di mana bisa berjemur atau duduk.
Selain itu juga pembuatan tanda kaki dari cat putih.
"Untuk pembukaannya nanti nunggu arahan dan dilakukan secara bertahap mengingat kasus masih tinggi. Akan tetapi kami sudah siapkan kalau nanti memang harus dibuka," kata Jubir GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai yang diwawancarai Senin (6/7/2020) siang.
Selain pembuatan tanda social distancing, juga telah dipasang wastafel dan spanduk yang berisi tata cara pencegahan penularan Covid-19.
Jika tempat publik sudah dibuka, Gugus Tugas juga akan menyiapkan petugas untuk melakukan pengawasan.
"Kami terjunkan petugas dari Dinas Perkim untuk mengawasi masyarakat yang datang sehingga sesuai protokol kesehatan," katanya.
Sementara untuk pelaksanaan car free day di Kota Denpasar sampai saat ini belum dibuka.
Hal ini dikhawatirkan akan menciptakan kerumunan yang menjadi klaster baru penularan Covid-19.
"Kalau car free day belum. Kasus masih tinggi, kami takut hal ini tentu akan menciptakan keramaian," katanya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembuatan-pembatas-social-distancing-di-taman-kota-lumintang.jpg)