Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WhatsApp Gandeng Prestasi Junior Indonesia Kobarkan Semangat Pengusaha Muda di Indonesia

WhatsApp bekerjasama dengan Prestasi Junior Indonesia, dalam meluncurkan program pelatihan bisnis digital

Tayang:
Istimewa
Caption : Suasana webinar antara WhatsApp dengan Prestasi Junior  

"Kami melihat jelas bahwa program ini adalah investasi cerdas untuk melahirkan generasi pengusaha muda Merah-Putih Tangguh. Merekalah yang kelak menyumbangkan partisipasi signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," katanya. 

Lanjutnya, beberapa wilayah di Indonesia masih kurang memiliki akses konektivitas. Robert Gardiner, Co-Founder dan Penasehat Akademik Prestasi Junior Indonesia, mengatakan WhatsApp menyediakan teknologi untuk berkomunikasi dengan mudah dan dapat dipakai oleh siapapun di Indonesia

"Bahkan, jika siswa kami tidak memiliki ponsel pintar yang canggih atau koneksi yang stabil sekalipun, mereka masih dapat menggunakan WhatsApp untuk memulai dan mengelola bisnis mereka," katanya. 

Sebagai bagian dari program pelatihan WhatsApp Business, Prestasi Junior Indonesia membuat akun WhatsApp Business sendiri yang menampilkan galeri keanekaragaman bisnis alumni dan siswa, mulai dari bisnis F&B, kecantikan, hingga pertanian. Akun ini dibuat untuk membantu mereka terhubung dengan calon konsumen mereka.

Salah satu bisnis jebolan Prestasi Junior Indonesia adalah Highland Roastery yang dimiliki oleh Yafeth Steven Wetipo.

Yafeth memulai perjalanan bisnisnya dengan menjual biji kopi hasil tanah kampung halamannya di Lany Jaya, Papua.

Dengan sertifikat roastery yang ia dapat, Yafeth kemudian membeli alat sangrai kopi dan mulai menjual biji kopi sangrai dalam kemasan ke berbagai restoran dan kafe di Papua. 

Program pelatihan dari Prestasi Junior Indonesia membantunya meningkatkan keterampilan berbisnisnya hingga berhasil membuat produknya kompetitif di pasaran.

Tidak berhenti di situ saja, Yafeth juga bersemangat dalam membagikan ilmunya kepada generasi muda Papua yang ingin menjadi pengusaha.

Bisnis alumni lainnya adalah Jakarta Rawis Orchid yang dimiliki Wiwit Sulistiono yang berusia 20 tahun.

Wiwit mengambil jurusan pertanian di SMK-nya dan memiliki hobi merawat bunga anggrek Indonesia yang eksotis. 

Ia kemudian mempromosikan bisnisnya melalui grup WhatsApp dan komunitas Facebook.

Kini, klien Wiwit sudah berkembang melampaui wilayah Jakarta hingga ke Kalimantan, Sumatra, dan bagian wilayah Indonesia lainnya. 

Program pelatihan WhatsApp Business akan berjalan selama 6 bulan dan dapat diakses secara daring untuk siswa-siswi usia SMA dari Prestasi Junior Indonesia di 12 kota di Indonesia

Pada akhir program, siswa-siswi dapat membuat akun WhatsApp Business mereka sendiri dan menikmati fitur seperti berbagi katalog, info lokasi toko, tautan yang terhubung langsung ke laman media sosial, dan fitur enkripsi end-to-end milik WhatsApp yang memastikan pengalaman berbisnis yang aman dan mudah.(*).

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved