Breaking News:

Facebook Milik Dirut PDAM Gianyar Diduplikasi Penipu Minta Pulsa

Akun Dirut PDAM Gianyar yang memakai nama aslinya Made Sastra Kencana juga tidak luput dari penipuan dengan modus minta pulsa.

Istimewa
Akun duplikasi Dirut PDAM Gianyar saat mengirim pesan minta pulsa pada seorang temannya, Minggu (12/7/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kasus penipuan di Facebook (Fb) dengan menduplikasi akun resmi kembali terjadi.

Di mana, akun duplikat tersebut biasanya mengirim pesan ke akun pribadi teman orang yang diduplikasi tersebut, lalu si penipu meminta pulsa.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu (12/7/2020), akun Dirut PDAM Gianyar yang memakai nama aslinya Made Sastra Kencana juga tidak luput dari penipuan dengan modus minta pulsa tersebut.

Akun penipu itu telah mengirim pesan minta pulsa pada sejumlah temannya.

Bahkan untuk meyakinkan teman yang dimintai pulsa tersebut, si penipu memakai bahasa Bali, yang menjadi bahasa ibu, Sastra Kencana.

Namun beruntung, penipuan model demikian saat ini sudah diketahui oleh sebagian besar pengguna media sosial Facebook, sehingga teman-teman Sastra Kencana tidak ada yang tertipu oleh penipu amatiran tersebut.

380 Layangan Dilombakan secara Virtual di Denpasar, Dimeriahkan Fashion Show Model Bawa Layangan

Cegah Penyebaran Covid-19, Desa Adat Sesetan Intensifkan Sidak Protokol Kesehatan di Toko dan Warung

Begini Pengakuan ABK Indonesia yang Bekerja di Kapal China: Sering Dianiaya dan Diperlakukan Kasar

Meski demikian, Sastra Kencana tetap menginformasikan di akun resminya, bahkan akunnya telah diduplikasi oleh pihak tak bertanggung jawab.

"Kerabat, teman, sahabat bahwa akun FB saya kena hack dan mohon jangan ditanggapi," ujar Sastra.

Seorang pengguna aktif Facebook, I Gede Sarjana mengatakan, modus penipuan model demikian sudah terjadi sejak lama. Bahkan dia menilai hal tersebut sebagai sebuah lelucon.

Sebab selama adanya modus demikian, dirinya hampir tidak pernah melihat ada yang mempercayai apalagi sampai memenuhi permintaan tersebut.

Pahami Penyakit Gunung dan Lakukan Persiapan, Ini Panduan Naik Gunung Setelah Lama Tidak Mendaki

Update Covid-19: 766 Orang Masih Dirawat di Bali, Kasus Positif di Indonesia Tembus 74 Ribu

Warisan Warga Pesisir Zaman Kolonial, Sejarah Telur Asin yang Dulu Dikonsumsi Masyarakat Pribumi

"Banyak kalangan pejabat yang Fb-nya jadi sasaran duplikasi. Tapi si penipu tidak pernah berhasil, karena yang dikirimi pesan biasanya orang dekat yang bersangkutan, sehingga sebelum memenuhi permintaan itu, mereka biasanya memastikan pada pemilik Fb resmi apakah betul itu permintaan dari yang bersangkutan."

"Setelah itu, diketahuilah itu sebagai penipuan. Menurut saya penipuan konyol," ujarnya.

Sarjana mengatakan, dirinya juga kerap mendapat pesan minta pulsa dari akun duplikasi.

Karena tau itu merupakan penipuan, dirinya biasanya mengerjai penipu dengan mengirimkan balasan-balasan nyeleneh.

"Anggap lelucon saja," ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved