Pelaku Pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa Akan Bebas Besok

Pelaku pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa, anggota Lantas Polsek Kuta pada tahun 2016 silam, akan bebas besok, Kamis (16/7/2020)

Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
RIZAL FANANY/TRIBUN BALI
Sarah Connor, Warganegara Australia usai menjalani sidang perdana kasus pembunuhan anggota kepolisian Polsek Kuta di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu ( 9/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARSara Connor, warga negara Australia salah satu pelaku pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa, anggota Lantas Polsek Kuta pada tahun 2016 silam, akan bebas besok, Kamis (16/7/2020)

"Besok bebas" ungkap Humas Kemenkumham Provinsi Bali, I Putu Surya Dharma saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2020).

Sara Connor divonis empat tahun penjara atas kasus pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa bersama kekasihnya David Taylor oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar.

Setelah ia dan kekasihnya dinyatakan terbukti bersama-sama menghabisi nyawa Aipda Wayan Sudarsa di Pantai Kuta, Badung, Bali pada 17 Agustus 2016.

Singapura Ajak Promosikan Asia Tenggara via Instagram, Berbagi Kenangan Perjalanan Favorit via Foto

BREAKING NEWS - Diduga Karena Sakit Menahun, Seorang Pria Asal Bangli Ini Bunuh Diri

Tren Penjualan Mobil Honda Lewat Online Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Sementara, Kapalas Perempuan Klas IIA Denpasar, Lili mengatakan, saat ini Sara Connor dalam kondisi yang sehat dan baik di dalam lapas.

Sara Connor juga banyak mengalami perubahan perilaku menjadi lebih baik dibandingkan dengan awal masuk ke dalam lapas.

“Pastinya makin banyak perubahan. Emosinya sudah tidak seperti dulu. Semula dia suka marah (tempramen) kalau terganggu dengan WBP lainnya. Tetapi sekarang banyak berubah dari cara bicara dan tingkah laku,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2020) lalu.

Perubahan tingkah laku tersebut seperti Sara Connor sering merajut, mengikuti kegiatan pelatihan tata rias bersama BLK, dan mengikuti kegiatan pelatihan potong rambut.

Menjelang kebebasan Sara Connor, Lili dan petugas Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar lebih intens memberikan pembinaan dan motivasi untuk berbuat baik agar ketika telah bebas menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan Negara.

“Petugas selalu mengingatkan dan memberikan motivasi untuk selalu berbuat baik. Semoga Sara selalu berbuat baik terus di dalam lapas maupun ketika sudah bebas,” tutupnya.(*).

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved