Corona di Indonesia

Angka Kematian Tenaga Medis Akibat Covid-19 Tinggi, Menko PMK: Jangan Sembrono

“Tenaga kesehatan (tenaga medis) jangan sembrono," kata Muhadjir di Kantor Pos Tiron, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (17/7/2020)

Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy 

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Koordinator  (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyoroti tingginya angka penularan Covid-19 terhadap para tenaga medis di Jawa Timur.

Angka kematian tenaga medis akibat Covid-19 di Jawa Timur cukup tinggi.

Muhadjir mengingatkan para tenaga medis lebih hati-hati dalam menangani pasien Covid-19.

“Tenaga kesehatan (tenaga medis) jangan sembrono," kata Muhadjir di Kantor Pos Tiron, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (17/7/2020).

Demokrat Bali Rekomendasikan Duet Pandu, Dewa Budiasa Nyatakan Siap Beri Perubahan untuk Tabanan

1.972 Pekerja di Karangasem Telah Dirumahkan Tanpa Diberikan Gaji

Ibu Muda 22 Tahun Berulang Kali Dijual Suaminya, Tak Tahu Siapa Ayah di Janinnya

Muhadjir meminta tenaga medis tak meremehkan standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien Covid-19.

 "Jangan meremehkan SOP (Covid-19) dengan standar maksimal,” kata Muhadjir.

Mantan Menteri Pendidikan itu menyebut, kelalaian tenaga medis menerapkan SOP Covid-19 dapat berakibat fatal.

Hal itu bisa membahayakan nyawa mereka. Muhadjir sadar, memakai alat pelindung diri (APD) lengkap dalam waktu lama tidak nyaman.

Tapi, ia meminta tenaga medis menahan rasa tak nyaman itu demi keselamatan.

“Standar SOP maksimal itu harus dipatuhi. Kalau alasannya sumuk (gerah) yang memang sumuk. Jangan sampai tidak mau sumuk tetapi nyawanya terancam,” kata Muhadjir.

Sejumlah langkah pun diambil untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 di lingkungan tenaga medis.

Tenaga medis seperti dokter dan perawat diminta memakai APD level III.  

Muhadjir meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menjamin ketersediaan APD di puskesmas dan rumah sakit.

Ia tak ingin mendengar keluhan stok APD habis atau keterlambatan pengiriman.

Jelang Pilkada 2020, Kapolres Bangli Minta Bhabinkamtibmas Kendalikan Keamanan

Banyuwangi Kembali Salurkan Bansos dari Skema APBD ke Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Terkini, Polisi Duga Pacar Editor Metro TV Beri Keterangan Palsu, Polisi Cocokkan Barang Bukti

Jika stok APD menipis, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur diminta menghubungi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved