Breaking News:

Kejari Gianyar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Dari Ganja Hingga Senjata Api

Kejaksaan Negeri Gianyar memusnahkan barang bukti Narkotika dan tindak pidana umum lainnya

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Pemusnahan barang bukti di Kantor Kejari Gianyar, Gianyar, Bali, Senin (20/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Serangkaian kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 tahun 2020, Kejaksaan Negeri Gianyar memusnahkan barang bukti Narkotika dan tindak pidana umum lainnya yang telah berkekuatan hukum tetap, di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gianyar, Gianyar, Bali, Senin ( 20/7/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar Agung Mardiwibowo mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti rampasan dari terdakwa yang sudah divonis bersalah serta berkekuatan hukum tetap.

“Barang bukti yang kami musnahkan tersebut merupakan barang bukti yang dirampas dari para terdakwa yang sudah divonis bersalah, serta berkekuatan hukum tetap oleh Pengadilan Negeri Gianyar dari bulan Juli 2019,” ungkap Agung Mardiwibowo.

Kata dia, barang bukti terbanyak berupa narkotika jenis ganja sebanyak 1.114 gram.

Ganja tersebut merupakan milik terpidana Mario Sulaeman yang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan pidana penjara 11 tahun dan denda Rp 2 miliar.

Serta barang bukti dari terpidana I Gede Kamiar Widyawan dengan kepemilikan narkotika jenis sabu 37,07 gram dan jenis pil ekstasi sebanyak 72 butir.

Di samping barang bukti jenis narkotika, dimusnahkan pula barang bukti lainnya seperti senjata api, pisau, mesin sensor, mesin circle, cangkul, sekop dan lainnya.

Mengenai capaian selama setahun belakangan, Agung Mardiwibowo mengatakan, Kejari Gianyar telah menangani 205 perkara tindak pidana umum yang sudah inkracht serta 1 tindak pidana khusus berupa tindak pidana korupsi yang statusnya juga telah inkracht atau sudah berkekuatan hukum tetap.

Kejari Gianyar juga memiliki berbagai terobosan seperti jaksa masuk sekolah, dan jaksa ramah pelajar serta membuka gerai layanan publik pada acara car free day di area CFD Gianyar.

Disamping itu pada bidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Gianyar telah menandatangani 171 MOU dengan Pemda, BLUD RS Payangan maupun BUMN dan Perbekel di wilayah hukum Kejari Gianyar

Agung Mardiwibowo menambahkan, selain melakukan pemusnahan barang bukti, dalam rangkaian menyambut Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaan Negeri Gianyar ini, pihaknya juga melakukan berbagai kegiatan seperti bakti sosial dengan membagikan 60 paket sembako, yang diberikan pada yayasan dan panti asuhan, serta anjangsana purnawirawan jaksa.

“17 Juli Kejari Gianyar melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Pantai Masceti bersama Komunitas Trash Pantai Masceti, Karang Taruna Desa Medahan dan Perbekel Desa Medahan,” ujarnya.

Pada tanggal 21 Juli 2020 nanti, kata dia, akan dilaksanakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-20 di kantor Kejaksaan Negeri Gianyar secara virtual.

Serta puncak pelaksanaan Hari Bhakti Adhyaksa jatuh pada tanggal 22 Juli 2020, pelaksanaannya juga dilakukan secara virtual mengikuti instruksi dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia. 

(*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved