Breaking News:

Corona di Bali

Informasi Gugus Tugas Covid-19 Buleleng Diragukan Warganet, Suyasa Siap Tunjukkan Data Autentik

Informasi meninggalnya pasien positif Covid-19 dengan kode PDP 140 asal Kecamatan Sukasada Buleleng diragukan warganet, begini tanggapan Gugus Tugas

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sekda Buleleng Gede Suyasa 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Informasi terkait meninggalnya pasien terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 dengan kode PDP 140 asal Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, beberapa waktu lalu, diragukan oleh sejumlah warganet.

Salah satunya warganet dengan nama akun @Nyamproet Arya.

Di Facebook, Nyamproet Arya menuding Sekda Buleleng Gede Suyasa telah membohongi masyarakat, karena menyebut PDP 140 positif Covid-19.

Dari pantauan Tribun Bali, postingan itu diunggah Nyamproet Arya pada Rabu (22/7/2020) pagi, di grup Facebook Kabar Buleleng.

Berikut postingan yang ia unggah: #suyasa pbedikin nt melog" masyrakat tolong dinilai semeton.

Postingan Nyamproet Aryu.
Postingan Nyamproet Aryu. (Tangkapan Layar Facebook)

Postingan itu disertai dengan foto hasil pemeriksaan Covid-19 dari PDP 140, yang diterbitkan pada 20 Juli 2020 kemarin.

Dimana dalam foto hasil pemeriksaan Covid-19 PDP 140 itu menyebutkan jika hasil swab test dengan metode PCR-nya negatif SARS-CoV2.

Ia juga menyertakan video proses penguburan PDP 140 dengan menggunakan protokol penanganan Covid-19.

Menanggapi postingan itu, Sekda Buleleng Gede Suyasa tidak menampik, hasil swab test ketiga PDP 140 negatif dari virus Corona.

Hasil swab test ketiga itu diterbitkan pada 20 Juli 2020 lalu, saat pasien sudah meninggal dunia, dan sudah dikuburkan.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved