Breaking News:

Corona di Bali

Satu Orang Nakes RSU Bangli Terkonfirmasi Positif

GTPP Covid-19 Bangli kembali menemukan satu orang tenaga kesehatan (Nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pixabay
Ilustrasi covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bangli kembali menemukan satu orang tenaga kesehatan (Nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Yang bersangkutan merupakan seorang wanita 39 tahun, dan bekerja di RSU Bangli, Bali.

Humas GTPP Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, perawat asal Banjar Susut Kaja, Desa Susut itu terpapar Covid-19 lantaran sempat merawat PDP asal Banjar Blungbang.

Target Penjualan PDDS Baru Tercapai 39 Persen, Andalkan Program Beras ASN & ASN Peduli Tabanan

Komang Arpendi dan Tunas Temukan Jenazah Tergantung di Pohon Kedondong di Karangasem

Kodam IX/Udayana Tekankan Pendisiplinan Masyarakat Dalam Tatanan Kehidupan Baru

“Setelah diketahui pasien yang bersangkutan positif, pihak RSU telah melakukan tindak lanjut berupa test swab terhadap 20-an orang pegawainya,” ucapnya, Kamis (23/7/2020).

Berdasarkan test swab yang dilakukan, diketahui satu orang nakes yang terkonfirmasi positif.

Kendati demikian, yang bersangutan saat ini menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

“Ini mengingat hasil swab pertama positif, dan swab keduanya negative,” ujarnya.

Selain seorang nakes, Dirgayusa menyebut pada hari ini (23/7/2020) tercatat tiga penambahan kasus positif lainnya berdasarkan hasil pengembangan.

Diantaranya seorang pria asal Banjar Gancan, Kelurahan Bebalang yang terkonfirmasi positif dari kasus No.311, dan dua orang asal Banjar Wanasari, Desa Kintamani yang merupakan kontak erat dari kasus positif No.307.

“Untuk kasus positif asal Banjar Gancan, yang bersangkutan dikarantina secara mandiri. Sedangkan dua orang asal Banjar Wanasari, dikarantina di Bapelkes, Denpasar,” ungkapnya.

Dengan penambahan empat kasus, Dirgayusa yang merupakan Kadis Kominfosan Bangli itu mengatakan, hingga kini akumulasi kasus positif di Bangli tercatat sebanyak 320 kasus.

Dimana 48 orang diantaranya masih menjalani perawatan, 270 orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal dunia.

“Untuk jenazah PDP asal Banjar Blungbang itu dinyatakan sembuh, karena dari hasil swab ketiga per 20 Juli, hasilnya negative. Sedangkan Jenazah asal Banjar Siladan, Desa Taman Bali hingga kini belum keluar hasil swabnya,” ucapnya. (*).

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved