Berita Banyuwangi
Seperti di Belanda, Bilik Kuliner Steril Ada di Banyuwangi
Para pelaku wisata Banyuwangi kian bergeliat menyambut masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) alias new normal.
"Ini adalah restoran ikan milenial. Saya yakin, warung-warung di sini akan kembali bergeliat, inovasi warga pun muncul. Insya Allah ini jadi modal kita untuk berjuang memulihkan ekonomi,” papar Anas.
Berbagai makanan disediakan di kawasan kuliner tersebut.
Ada ikan bakar, tahu walik berisi daging, hingga palapa sampan khas nelayan alias ikan pindang berkuah yang super segar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi, MY. Bramuda, menambahkan, tempat ini awalnya terinspirasi dari konsep restoran yang ada di Belanda.
“Kita sedang atur tidak ada kontak antara pelayan dan pengunjung. Jadi pengunjung datang langsung masuk ke bilik, lalu pelayan datang melayani pemesanan dengan tetap berada di luar bilik yang transparan. Demikian pula saat pembayaran. Jadi tidak ada kontak dekat pelayan pengunjung,” jelasnya.
“Ke depan, konsep ini akan diterapkan di sejumlah sentra kuliner lainnya,” imbuh Bramuda. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bilik-kuliner-steril-ada-di-banyuwangi.jpg)