Waspada, Ini Tanda-tanda Keputihan yang Tidak Normal, Begini Cara Mengatasinya
Keputihan normal biasanya terjadi saat mendekati masa menstruasi dan kehamilan karena peningkatan hormon.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tribunners, apa Anda pernah mengalami keputihan ?
Mungkin banyak wanita yang pernah mengalami keputihan.
Keputihan biasanya terjadi karena faktor hormon pada wanita.
Namun yang perlu dicatat, ada sebagian keputihan yang dianggap tidak normal sehingga perlu diperhatikan.
• TikTok Akan Bagi-Bagi Uang Senilai Rp 2,9 Triliun untuk Kreator Konten, Ini Syaratnya
• Dorong Geliat Ekonomi di Tengah Pandemi, Lenny Marlina Tawarkan Nasi Sedap
• Ini 5 Perubahan Aneh yang Terjadi Pada Miss V Selama Kehamilan
Keputihan normal biasanya hanya cairan putih tidak berwarna, tidak berbau, bening dan tidak menimbulkan rasa gatal dari vagina.
Keputihan normal biasanya terjadi saat mendekati masa menstruasi dan kehamilan karena peningkatan hormon.
Keputihan normal sangat berguna agar vagina tetap sehat dan terhindar dari infeksi serta berguna sebagai pelumas saat berhubungan seksual.
Akan sangat berbahaya jika keputihan menunjukkan warna dan kekentalan yang bervariasi, selain itu keputihan tidak normal juga lebih lengket.
Bau Amis dari vagina saat berhubungan badan juga harus diwaspadai, jangan disepelekan ya Moms.
Keputihan tidak normal ini biasanya terjadi akibat beberapa faktor, mulai dari infeksi, jamur dan parasit lebih parah lagi menjadi indikasi penyakit menular seksual lainnya.
Umumnya pengaruh obat-obatan dan kontrasepsi sangat memicu keputihan pada Moms.
Terutama untuk pasangan muda yang mendambakan kehamilan harus lebih jeli lagi jika mengalami keputihan yang tidak normal.
Jangan dianggap sepele karena keputihan yang tidak normal dapat menghambat proses kehamilan.
"Keputihan apalagi disebabkan karena infeksi itu biasanya disebabkan karena jamur, kalau dia sampai terjadi infeksi maka seketika sperma yang dikeluarkan terkena keputihannya, maka spermanya juga akan rusak," ungkap dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, saat diwawancarai Nakita beberapa waktu lalu.
Ketika kondisi vagina normal dan bersih maka akan lebih besar kemungkinan hamil karena sperma dapat dengan mudah masuk pada saluran serviks.