Berita Banyuwango
Bupati Anas Dorong Warga Bikin Kebun Hidroponik di Pekarangan Rumah
Bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi semakin tenar saat masa pandemi virus Corona.
TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi semakin tenar saat masa pandemi virus Corona.
Sebab selain bisa membunuh waktu luang saat di rumah saja, kegiatan ini juga bisa menghemat pengeluaran untuk bahan pangan.
Manfaat itu benar-benar dirasakan oleh seorang Rina Covi Cahyani.
Perempuan yang tinggal di Desa Watukebo Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi ini memanfaatkan pekarangan belakang rumahnya menjadi kebun mini.
Ribuan flora dari ratusan jenis tanaman memenuhi kebun seluas 1.200 m2 tersebut.
"Dulunya ini adalah petak sawah peninggalan orang tua. Sawah ini selalu tergenang air, sehingga tidak produktif. Lalu terbersit untuk dibuat kebun. Apalagi kami suka bercocok tanam," kata Rina.
• Pegiat Kopi Mulai Menggeliat Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru
• Awalnya Menolak, Madura United Kini Siap Ikut Lanjutan Liga 1 2020, Ini Syaratnya
• NPK Pelangi Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Kubis Petani Bangli
Akhirnya, dengan berbekal hobi Rina bersama suaminya mulai mengubah lahan sawah menjadi kebun.
Berbagai macam flora ditanam di kebun yang kini bernama Cahaya Hydro Farm. Mulai dari jenis tanaman polowijo, bunga, tanaman bunga dalam pot (tabulampot), maupun toga.
“Setidaknya, kini ada 100 jenis lebih tanaman yang tumbuh di kebun tersebut. Semua kami kelola secara organik, memanfaatkan pupuk organik,” jelas Rina.
Kebun yang dikelola Rina pun juga terlihat menarik. Terbatasnya lahan, menjadikan Rina dan suaminya mendesain kebun ini secara kreatif. Ada yang memanfaatkan pipa paralon sebagai media tanam, hingga menanam di gantungan sepatu.
“Sudah banyak yang belajar ke sini, termasuk mahasiswa fakultas pertanian. Mereka belajar produksi sampai pasca panen. Tak sedikit wisatawan juga kemari,” kata Rina.
• Bocah 7 Tahun Gagalkan Pencurian, Pelaku Pencurian Babak Belur Dihajar Massa
• Hina Anaknya Juling, Sang Ayah Pukuli Ibu berinisial LHP Hingga Meninggal Dunia
• Ole Gunnar Solskjaer Bahagia Bisa Membungkam Para Pengeritiknya
Rina mengaku banyak yang dia dapat saat mengelola kebun hidroponik ini. Selain sarana menyalurkan hobi, dia juga mendapat manfaat ekonomis dari aktivitas ini.
“Minimal semua kebutuhan dapur kami penuhi sendiri, tidak perlu belanja. Mulai dari sayur, rempah, bahkan juga ikannya. Karena kami juga memelihara lele nila. Kami juga jual ikan koi. Kami pun bisa berhemat, karena sedikit keluar uang untuk kebutuhan makan sehari-hari,” kata Rina.
“Selain itu, secara kesehatan kami merasa lebih aman, karena asupan kami dijamin organik yang tentunya mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Apalagi pandemi semacam ini, dimana daya tahan tubuh sangat dibutuhkan,” jelas Rina.
Apa yang dilakukan Rina ini mendapat apresiasi dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/di-desa-watukebo-kecamatan-blimbingsari-banyuwangi.jpg)