Bappenas Minta Pembangunan Dermaga Tanah Ampo di Karangasem Ditunda, Ini Alasannya
Penundaan disampaikan Deputi Bidang Sarana Prasarana saat melakukan kunjungan ke Dermaga Cruise, Selasa (4/8/2020) siang.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Estimasi dana yang dibutuhkan meliputi pengerjaan fisik, dan pengawasan supervisi.
Seperti pembangunan dermaga ponton serta break water.
Untuk diketahui, dermaga cruise mangkrak belasan tahun, dari pertengahan 2008.
Pengerjaan Dermaga Cruise kembali dimulai sejak 2017.
Anggaran yang diberikan puluhan milliar. Pengerjaan tahap I meliputi pemasangan tiang jetty ramdor, breakwater dan pengawasan dari petugas.
Untuk pengerjaan dermaga cruise tahap II dilanjutkan akhir Juni 2019.
Dana kementerian perhubungan untuk pengerjaan dermaga tahap II sekitar Rp 28.9 milliar. Diambilkan dari APBN tahun 2019.
Meliputi pengerjaan break water beberapa meter, dan sisa pengerjaan tahap I yang belum tuntas.
Dermaga yang dibangun tahun 2006 memakai anggaran APBN, APBD Provinsi Bali, serta APBD daerah.
Jumlah keseluruhan mencapai ratusan milliar. Dari Kementerian membiayai pembangunan dermaga, Provinsi Bali membiayai bangunannya, dan kabupaten pembebasan lahan untuk jalan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/deputi-bidang-sarana-prasarana-bappenas-gelar-kunjungan-ke-dermaga-di-tanah-ampo.jpg)