Breaking News:

Menteri Edhy Rencanakan Perbaikan PPN Pengambengan di Jembrana

Dari kunjungan itu, Menteri Edhy pun sempat mengaku akan melakukan koordinasi terkait dengan perbaikan PPN Pengambengan.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Menteri KKP Edhy Prabowo saat mengunjungi PPN Pengambengan, Kamis (13/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengunjungi PPN (Pelabuhan Perikanan Nusantara) Pengambengan di Jembrana, Kamis (13/8/2020).

Dalam kunjungannya, Edhy sempat melakukan pengecekan beberapa tempat sentral di PPN Pengambengan.

Mulai dari jembatan bongkar muat dan juga tempat penimbangan tangkapan ikan.

Dari kunjungan itu, Menteri Edhy pun sempat mengaku akan melakukan koordinasi terkait dengan perbaikan PPN Pengambengan.

Joe Biden dan Kamala Harris Tampil Perdana di Publik, Kritik Trump Bikin AS Compang-camping

Update Covid-19 di Denpasar, Kasus Sembuh dan Positif Sama-Sama Bertambah 7 Orang

Komitmen pada Pelestarian Lingkungan, Bupati Suwirta Jadi Narasumber Revitalisasi Bumi Kemenparekraf

 "Di PPN Pengambengan kami melihat langsung, sesuai dengan usulan dari kepala dinas provinsi dan Kabupaten.

Dan atas hal ini, masyarakat dan nelayan masih perlu perbaikan," ucapnya.

 Edhy menyebut, bahwa PPN Pengambengan selama lima tahun tidak ada perbaikan.

Maka dari itu, pihaknya dengan beberapa pihak lain akan berupaya melakukan perbaikan.

Perbaikan ini baik, dari penataan terhadap nelayan dan pelayanan yang lebih baik.

"Seperti saat ini kita berdiri di tempat bongkar muat di jembatan ini.

 Kita merasakan bahwa jembatan ini kurang layak. Padahal di PPN Pengambengan memiliki potensi besar," ungkapnya.

Menurut Edhy, potensi besar itu dikarenakan PPN Pengambengan untuk penyediaan bahan baku ikan untuk pengalengan cukup tersedia.

Bahkan, Pengambengan bisa memberikan suplay bahan baku untuk kebutuhan di Jawa Timur yakni Banyuwangi, karena di sana masih sangat kurang.

"Seperti diungkapkan Kepala pelabuhan bahwa per hari sudah memenuhi sekitar 2000 hingga 2400 ton melebihi kebutuhan lokal sini.

Wajar Donald Trump Meradang, Ternyata TikTok Diam-diam Mengumpulkan Data Pengguna Android

Kapan Demam pada Anak Perlu Penanganan Dokter? Kenali 8 Gejala Ini

3 Tentara Korea Utara Ditahan Karena Menarikan Lagu Boyband K-Pop BTS

Ini potensi besar," bebernya.(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved