Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

51 Siswa SD 8 Sumerta Diimunisasi MR dan HPV di Tengah Pandemi Covid-19

Sebanyak 51 siswa SDN 8 Sumerta mengikuti imunisasi dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda

Penulis: Noviana Windri | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Noviana Windri
Siswa mengikuti penyuntikan imunisasi dalam Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SDN 8 Sumerta Denpasar, Jumat (14/8/2020). Jenis imunisasi yang disuntikkan adalah imunisasi MR untuk mencegah campak dan Rubella (campak jerman) yang diberikan kepada murid kelas 1 SD lelaki dan perempuan.Dan imunisasi HPV untuk mencegah kanker mulut rahim yang diberikan kepada murid kelas 6 SD perempuan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 51 siswa SDN 8 Sumerta mengikuti imunisasi dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, Jumat (14/8/2020).

Program BIAS sendiri menjadi prioritas karena bahaya komplikasi campak yang berat dan mematikan.

Kepala Sekolah SDN 8 Sumerta, Ni Luh Gede Sunari menjelaskan dalam pemberian imunisasi dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dilakukan bersama petugas dari Puskesmas 1 Denpasar Timur.

"Imunisasi ini dilakukan secara rutin. Satu tahun dilakukan sebanyak 2 kali. Imunisasi ini dilakukan pertama kali. Nanti untuk berikutnya jenis imunisasinya berbeda," jelasnya.

Suarningsih Diduga Meninggal Karena Tersengat Listrik di Tabanan, Kedua Kaki Alami Luka Bakar

Gunakan Pembunuh Bayaran Habisi Pasukan AS, Menlu Mike Pompeo Murka dan Ancam Rusia Begini

Mengaku Keluarga Pejuang, Ayah Jerinx Datang Bersama Nora Alexandra Saya Dukung Anak Saya

Jenis imunisasi yang disuntikkan adalah imunisasi MR untuk mencegah campak dan Rubella (campak jerman) yang diberikan kepada murid kelas 1 SD lelaki dan perempuan yang diikuti sebanyak 27 siswa.

Sedangkan imunisasi HPV untuk mencegah kanker mulut rahim yang diberikan kepada murid kelas 6 SD perempuan yang diikuti oleh 24 siswa.

Berbeda di tahun sebelumnya, pelaksanaan imunisasi di tengah pandemi Covid-19 dibagi menjadi beberapa sesi.

Setiap sesi diikuti sebanyak 10-11 siswa guna mencegah kerumunan.

Berikut Jadwal Perempat Final Liga Champions Barcelona vs Muenchen Malam Ini, 2 Tim Kolektor Juara

Pesan Indah dari Kisah Paket Berbungkus Kresek Hitam

Jika ada siswa yang tidak hadir, nantinya pihak sekolah akan merujuk ke Puskesmas 1 Denpasar Timur untuk mengikuti imunisasi.

"Kalau dulu sebelum pandemi, biasanya kami langsung masukkan anak-anak ke dalam ruangan. Untuk sekarang kita atur waktu kedatangan mereka menurut absen. Kita mulai dari pukul 08.30 Wita sampai selesai semua anak-anak diimunisasi," tambahnya.

Imunisasi diberikan dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Seperti cek suhu badan dengan thermogun, mencuci tangan setiap siswa dan orangtua, pengaturan jarak anak-anak sebelum dan sesudah disuntikkan, semua petugas menggunakan APD level 2, dan petugas negatif SARS-CoV2. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved