Made Rentin Bagikan Tips Dan Trik Dalam Menjaga Kesehatan Selama Bertugas

Made Rentin Bagikan Tips Dan Trik Dalam Menjaga Kesehatan Selama Bertugas

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Noviana Windri
Sekretaris, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin saat ditemui Tribun Bali beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI. COM, DENPASAR- Selain menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Made Rentin juga bertugas sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.

Tentunya tugas ini bukanlah tugas yang mudah mengingat hingga saat ini pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.

Kepada Tribun Bali, Made Rentin menuturkan bahwa baginya pekerjaan tersebut selalu dijalaninya sebagai sebuah pengabdian dan tugas mulia.

Dikarenakan sejak kecil, Ia telah menanamkan kepada dirinya sendiri bahwa 'Hidup adalah untuk Pengabdian' sehingga tak heran sejak usianya masih belia Ia telah aktif mengikuti berbagai kegiatan.

Kini, ketika ditugaskan sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Ia pun optimistis dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin.

Made Rentin juga mengaku bahwa keluarganya sangat paham akan tugas yang kini diembannya mengingat jauh sebelum adanya pandemi Covid-19, BPBD memiliki korbisnis dan tupoksi, yakni di kebencanaan.

Ia menuturkan bahwa Ia harus dapat menjadi pribadi yang selalu siaga dalam segala situasi.

"Hal yang paling utama adalah bagaimana memanage waktu. Dalam arti, disatu sisi tugas kedinasan adalah hal yang wajib. Bahkan kalau boleh Saya ibaratkan alat komunikasi Saya ibaratnya istri kedua Saya, setelah istri sah Saya di rumah," ucap Made Rentin.

Menurutnya, ketika Ia dan rekan-rekannya yang tengah melaksanakan tugas, mereka disebut dengan Orang Dalam Resiko (ODR) mengingat banyak dan seringnya berinteraksi dengan pihak-pihak yang paling beresiko terpapar Virus Covid-19.

Made Rentin menyebutkan bahwa dirinya selalu menyarankan dan menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Saya dalam satu hari wajib hukumnya minimal melakukan 50 kali sit up, 50 kali push up dan diimbangi dengan pelaksanaan lari dan berbagai gerak olahraga lainnya termasuk sesekali melakukan yoga. Itu salah satu tips yang biasa Saya terapkan untuk menjaga kebugaran secara fisik," tuturnya.

Menurutnya salah satu cara dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 adalah dengan menjaga imun pribadi secara personal, selain juga menjaga faktor psikis.

Ia juga menuturkan bahwa selain menjaga stamina dengan PHBS, menjaga pola tidur, pola makan yang sehat serta selalu berpikiran positif juga memiliki peranan penting dalam menjaga kebugaran tubuh.

"Yang pertama minum vitamin wajib. Kedua, saya punya rumus 4 M Plus. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi keramaian dan plus, satu lagi PHBS tadi," ungkapnya.

Pria yang telah memiliki satu orang putra ini juga menyampaikan agar masyarakat khususnya bagi para tenaga medis yang sedang melaksanakan tugas mulia dalam menghadapi pandemi Covid-19 agar selalu taat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Oleh karena itu, ketika kita sudah menerapkan protokol kesehatan dengan benar, Astungkara kita bisa terhindar dari paparan Covid 19. Disisi lain kepada masyarakat secara umum, krama Bali khususnya, mari kita mengikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah Daerah, Kota dan Provinsi Bali, yaitu taat dan disiplin," tuturnya.

" Saya mengajak kepada kita semua, kepada krama Bali khususnya, mari dengan doa bersama semoga pandemi Covid-19 di Provinsi Bali bisa berlalu dan pandemi Covid-19 di Indonesia serta secara internasional bisa segera berlalu," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved