Breaking News:

Pemberian Remisi HUT Ke-75 RI di Lapas Kerobokan, 17 WBP Hirup Udara Bebas, Salah Satunya WN Jerman

satu diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman bernama Davids Ludwid, terpidana satu tahun penjara kasus narkotik.

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Gubernur Bali, Wayan Koster saat menghadiri pemberian remisi di Lapas Kerobokan, Senin (17/8/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 17 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan akhirnya menghirup udara bebas.

Pasalnya, mereka mendapat Remisi Umum II (RU II) atau dinyatakan langsung bebas, tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke-75, Senin (17/8/2020).

Dari 17 WBP itu, satu diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman bernama Davids Ludwid, terpidana satu tahun penjara kasus narkotik.

Untuk tahun ini, total WBP Lapas Kerobokan yang menerima Remisi Umum (RU) atau pengurangan menjalani pemidanaan sebanyak 638 orang. Dimana 17 orang diantaranya langsung dinyatakan bebas.

125 Warga Binaan di Karangasem Menerima Remisi Umum pada HUT ke-75 RI

Libur Panjang HUT ke-75 RI, Tercatat 11.181 Penumpang Masuk Bali Melalui Bandara Ngurah Rai

Kenakan Kostum Veteran, Pramuka hingga Tentara, Anggota Komunitas Sepeda Tua Ikuti Pawai Kemerdekaan

"Dari jumlah warga binaan yang berstatus narapidana dan tahanan sebanyak 1293 orang. Yang mendapat remisi ada 638 orang. 17 orang langsung bebas," jelas Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Yulius Sahruzah ditemui usai acara pengumuman pemberian remisi.

Pihaknya juga menyatakan, ada sejumlah WNA yang juga mendapat remisi.

"Ada WNA yang mendapat remisi, jumlahnya 29 orang, dan satu orang langsung bebas berasal dari Jerman," ungkap Yulius.

Terkait besaran remisi yang diberikan bervariasi. Mulai dari potongan penahanan selama satu bulan hingga enam bulan.

Lebih lanjut dijelaskan Yulius, mereka yang mendapat remisi telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

Diantaranya telah menjalani pidana minimal enam bulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved