Breaking News:

Mabuk, Made Sudana Aniaya Pengendara Motor dengan Gunting di Buleleng

Made Sudana terbukti menganiaya seorang pengendara motor dengan menggunakan gunting

Istimewa
Foto: Polisi saat melakukan olah TKP di Balai Banjar Dinas Satria, Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Made Sudana (42) kini harus berurusan dengan polisi.

Pria asal Banjar Banjar Dinas Pelapuan, Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali ini terbukti menganiaya seorang pengendara motor dengan menggunakan gunting, hingga membuat korban mengalami luka tusuk di bagian dada.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya dikonfirmasi Selasa (18/8/2020) mengatakan, kasus penganiayaan ini dilakukan oleh pelaku Made Sudana pada Senin (17/8/2020) malam, di Balai Banjar Dinas Satria, Desa Pelapuan.

Kala itu, korban diketahui bernama Doa Krisnawan (37) tengah melintas di depan Balai Banjar Dinas Satria, dengan mengendarai sepeda motor.

Permenkumham 11/2020 Ganjal Rencana Pembukaan Pariwisata Bali untuk Wisman

Cocok Jadi Ide Jualan,12 Produk Makanan dan Minuman yang Jadi Tren pada Masa Pandemi

Kasus Jerinx SID Dilihat dari Perspektif Sosiologi Hukum, Pakar: Hukum Akan Bergerak

Korban berboncengan dengan kerabatnya bernama Ketut Sukralila.

Saat melintas di TKP, pelaku yang dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol tiba-tiba menghentikan sepeda motor milik korban, dan langsung memukul Ketut Sukralila tanpa sebab.

Hal ini lantas membuat korban Doa Krisnawan geram, dan menanyakan alasan mengapa pelaku nekat memukul krabatnya.

Nahas, usai bertanya, pelaku Made Sudana justru menganiaya korban Doa Krisnawan dengan sebuah gunting.

Gunting tersebut ditancapkan tepat dibagian dada korban.

Warga yang mengetahui kejadian ini lantas bergegas mengamankan pelaku Made Sudana, sementara korban bergegas dilarikan ke salah satu puskesmas yang ada di Busungbiu.

"Korban berhasil selamat, dia hanya mengalami luka sekitar dua centimeter. Korban saat ini sudah berada di rumahnya," terang Iptu Sumarjaya.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif dari penganiayaan ini.

Namun Iptu Sumarjaya tidak menampik, saat kejadian pelaku memang dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol.

"Saat kejadian, pelaku sedang pesta miras dengan teman-temannya. Kemudian korban lewat naik motor, dan motornya itu langsung dihentikan oleh pelaku. Selanjutnya pelaku menganiaya korban dan yang dibonceng tanpa sebab," jelas Iptu Sumaraja.

Kini, pelaku Made Sudana beserta barang bukti gunting yang digunakan saat menganiaya korban telah diamankan di Mapolsek Busungbiu.

"Pelaku masih dimintai keterangan. Dan saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan," tutup Iptu Sumarjaya. (*).

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved