Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Akses Wifi Gratis, Anak-anak Sampai Belajar Daring di Polsek Klungkung

Beberapa anak-anak tampak berkumpul di depan Kantor Polsek Klungkung, Selasa (18/8/2020). Anak-anak belajar di meja dan kursi beton.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Foto : Anak-anak ketika mengakses internet untuk belajar daring di Kantor Polsek Klungkung, Selasa (18/8/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Di Klungkung, Bali, hingga saat ini pembelajaran secara daring masih diterapkan.

Tidak sedikit anak-anak sekolah belajar di tempat publik, untuk berhemat mencari akses wifi gratis.

Seperti anak-anak di Desa Akah yang sampai ke kantor Polsek Klungkung, untuk belajar daring mencari wifi gratis.

Beberapa anak tampak berkumpul di depan kantor Polsek Klungkung, Selasa (18/8/2020).

Sartana Hidup Nomaden untuk Kelabui Kejaran Polisi, Gelapkan Uang Rp.107 Juta

Pariwisata Thailand Belum Akan Buka Tahun Ini, Sebut Periode Liburan Natal Hingga Imlek Masih Bahaya

Dipanggil Tak Menjawab, Buruh Proyek di Kerobokan Kuta Ini Kaget Temukan Wiwit Dalam Kondisi Begini

Dilokasi itu anak-anak tampak belajar, di meja dan kursi beton yang telah disediakan kepolisian.

Tidak jauh dari lokasi itu, beberapa anak juga sedang asik bermain game online.

Situasi seperti itu tampak setiap hari, semenjak masa pandemi Covid-19.

Kantor polisi bukan lagi menjadi tempat yang ditakuti anak-anak, tapi justru digandrungi anak-anak.

"Situasi seperti ini terjadi sejak masa pandemi Covid-19. Bahkan dalam sehari, anak-anak yang datang bisa sekitar 30 orang," ujar Kapolsek Klungkung, Kompol I Nyoman Supartha.

Ia mengungkapkan, anak-anak yang datang itu dari semua jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menangah atas, bahkan sampai mahasiswa.

Anak-anak yang datang untuk mengikuti pembelajaran daring, biasanya datang ke Polsek pukul 07.00 Wita.

Bahkan sampai sore sekitar pukul 16.00 Wita pun masih ramai.

Selain belajar juga anak-anak mencari wifi untuk bermain game online.

"Ini juga sebagai media kami bersinergi dengan masyarakat, khususnya anak-anak. Kebanyakan anak-anak ini berasal dari Banjar Hyang Api, Desa Akah. Kami sering juga berinteraksi dengan mereka," ungkap Supartha.

Bahkan pihak Polsek menyedikan meja beton dan kursi, yang dapat digunakan oleh anak-anak untuk belajar secara daring di depan kantor Polsek.

"Kami sediakan juga tempat duduk dan meja agar mereka bisa belajar dan nongkrong disana. Tidak lagi duduk dibawah," ungkapnya.

Meski demikian, menurutnya aktivitas anak-anak itu sama sakali tidak menganggu pelayanan di Polsek Klungkung.

Aktivitas Polsek tetap berjalan normal, walau jaringan wifi digunakan oleh anak-anak untuk belajar daring.

"Keperluan kami menggunakan wifi paling untuk mengirim laporan. Sementara semuanya tidak terganggu lah," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta mengapresiasi jajaran Polsek Klungkung, bisa ikut membantu siswa dengan memberikan bantuan jaringan internet gratis yang digunakan dalam proses pembelajaran daring

Meskipun Pemkab Klungkung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, sudah menyediakan internet gratis di masing-masing desa, walaupun masih terbatas.

"Saya akan mengupayakan agar semua siswa yang kurang mampu di Kabupaten Klungkung dapat melakukan pembelajaran daring melalui instansi terkait,” ujar Wabup Kasta.

Wabup Kasta juga mengaku akan berkoordinasi dengan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Klungkung, yang sudah mempunyai wifi di setiap banjar, agar memfasilitasi para siswa di lingkungannya untuk melakukan sistem pembelajaran online. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved