Breaking News:

Desa Penglipuran Bangli Rencana Akan Buka Awal September

Sejumlah persiapan kini tengah dilakukan pihak pengelola, mulai dari protokol kesehatan hingga pemindahan lokasi ticketing.

Tribun Bali/Noviana Windri
Suasana Desa Adat Penglipuran, Bangli, Bali, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - DESA Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, berencana kembali buka pada awal September mendatang.

Sejumlah persiapan kini tengah dilakukan pihak pengelola, mulai dari protokol kesehatan hingga pemindahan lokasi ticketing.

Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng, saat ditemui Rabu (19/8/2020), membenarkan ihwal rencana pihaknya untuk membuka kembali Penglipuran pada awal September.

Dalam hal ini, pihaknya juga menyerahkan secara penuh pada keputusan desa adat, serta hasil verifikasi tim Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli.

Berbagai persiapan telah dilakukan pengelola Penglipuran tatkala diputuskan buka pada awal September.

Mulai dari alih fungsi lokasi ticketing lama, menjadi tempat penyemprotan desinfektan bagi kendaraan wisatawan yang hendak berkunjung.

“Misalnya wisatawan datang dengan bus, maka sebelum masuk akan disemprot desinfektan. Selanjutnya para penumpang diturunkan ke pintu gerbang utama Penglipuran dan satu per satu akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas dengan alat thermogun,” ujar dia.

Sesuai syarat dari pihak provinsi, kata Moneng, bagi pengunjung yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius maka dipersilakan masuk.

Pengunjung juga diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, sebelum ke lokasi ticketing yang berada di sebelah selatan ucapan selamat datang.

“Ticketing ini dijaga hingga empat orang petugas. Pengunjung yang tengah mengurus tiket juga diarahkan agar menjaga jarak minimal satu meter,” ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved