Breaking News:

Serba serbi

Tumpek Uduh, Mengasihi Tumbuh-tumbuhan, Memuja Sang Hyang Sangkara

Tumpek Uduh atau dikenal dengan nama Tumpek Bubuh atau Tumpek Wariga, jatuh setiap 210 hari sekali, bertepatan dengan Sabtu Keliwon Wuku Wariga.

TRIBUN-BALI.COM - Tumpek Uduh atau dikenal dengan nama Tumpek Bubuh atau Tumpek Wariga, jatuh setiap 210 hari sekali, bertepatan dengan Sabtu Keliwon Wuku Wariga.

Masyarakat Hindu memberikan prakerti atau suguhan kepada Sang Hyang Sangkara yang merupakan penguasa tumbuh-tumbuhan.

Sarananya berupa peras tulung sesayut, tumpeng bubuh dan tumpeng agung, disertai babi guling atau itik guling, berisi raka-raka dan panyeneng serta tatebus.

Dalam pelaksanaannya, tetua zaman dahulu saat mempersembahkan sesajen tersebut sambil mengucapkan:

Kaki kaki dadong dije

Dadaong jumah gelem kebus dingin ngegedan

Nged-nged-nged

Nged kaja, nged kangin, nged kelod-nged kauh

Ingetan, Galungan biin selae lemeng, ngedan mebuah

Nged nged nged 

Lovren Senjaga Sikut Sergio Ramos karena Mencederai Mohamed Salah

Komisi Etik FIFA Sudah Hentikan Penyelidikan Terhadap Gianni Infantino

BREAKING NEWS - Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Singapadu Tengah Gianyar

Halaman
12
Penulis: Ida A M Sadnyari
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved