Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hadiri RKTM 2020, Koster Sampaikan Harapan Pemulihan Ekonomi Bali

Wayan Koster mengapresiasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) yang digelar di Bali

Tayang:
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Gubernur Bali saat memberikan sambutan pada RKTM 2020 yang diadakan di kawasan The Nusa Dua. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) yang digelar di Bali, dimana menurutnya kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi Bali yang terdampak pandemi Covid-19

Hal ini disampaikannya saat bersama 9 Menteri Kabinet Indonesia Maju mendampingi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers di sela-sela kegiatan tersebut, Jumat (21/8/2020).

“Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapak Menko di Provinsi Bali, yang merupakan bagian dari pada upaya bersama untuk pemulihan perekonomian di Provinsi Bali yang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19,” ujar Wayan Koster.

Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali pada kuartal pertama mengalami kontraksi negatif 1,14 persen dan pada kuartal kedua kontraksi bertambah 10,98 persen. 

Koalisi Tiga Partai Usung Ngurah Ambara-Bagus Kertanegara di Pilkada Denpasar

Ramalan Zodiak Kesehatan 22 Agustus 2020, Gemini Saatnya Istirahat, Aquarius Berolahraga

Jadwal Acara Program Belajar Dari Rumah TVRI Sabtu 22 Agustus 2020, Ada Asal Muasal Orang Gayo

Menurutnya, ini menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 betul-betul berdampak serius terhadap perekonomian di Provinsi Bali

Oleh karena itu, Gubernur Wayan Koster menyambut baik prakarsa dan kegiatan yang dilaksanakan Menko Perekonomian dalam memulihkan perekonomian Indonesia, termasuk di dalamnya adalah Provinsi Bali.

“Khususnya yang kami harapkan adalah agar pemulihan ekonomi Bali ini bisa dijalankan, dengan memulai aktivitas kepariwisataan pariwisata Nusantara dan berharap nantinya bisa dimulai lagi wisatawan mancanegara jika memang situasinya memungkinkan untuk hal tersebut,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Mantan anggota DPR RI tiga periode mengatakan, saat ini aktivitas pariwisata mancanegara belum bisa dilakukan sehingga Pemerintah Provinsi Bali harus memulai dari hal-hal yang memang dimungkinkan untuk bisa dilakukan.

Diantaranya seperti menghidupkan industri kerajinan rakyat, UMKM dan Koperasi sehingga perekonomian di Bali ini bisa bangkit kembali termasuk kembali menghidupkan pertanian di Bali.

Ia menyampaikan bahwa kemarin baru saja melepas ekspor produk kakao ke Jepang, ekspor buah naga ke Tiongkok serta buah salak dan manggis ke beberapa negara di Eropa. 

"Saat ini produk pertanian Bali itu ekspornya mulai tumbuh dengan baik. Kami mohon dukungan transportasi darat maupun udara, terutama sekali karena pandemi Covid-19 penerbangan itu mengalami gangguan sehingga ekspornya turun padahal permintaannya juga ada dari luar negeri," ungkapnya.

Gubernur berharap Menko Perekonomian dapat mengkoordinasikan kondisi ini, sehingga ekspor produk pertanian Bali ke luar negeri bisa berjalan lancar.

"Sekali lagi kami terima kasih atas usaha-usaha yang dilakukan oleh menteri semuanya terhadap Provinsi Bali," ujarnya.

Sementara itu, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, RKTM Bidang Perekonomian yang digelar di Bali ini bertujuan untuk membahas program dan kebijakan strategis dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 dan juga terkait dengan percepatan realisasi belanja pemerintah dan program strategis jangka panjang atau jangka pendek.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved