Bagaimana Cara Orang-Orang Kaya Menabung?
Kalau melihat orang-orang kaya, pernahkah Anda berpikir berapa banyak uang yang mereka tabung?
TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Tidak ada kata terlambat untuk menabung namun mulailah sedini mungkin.
Berapapun target saldo Anda, jangan pernah lupakan pentingnya menabung.
Kalau melihat orang-orang kaya, pernahkah Anda berpikir berapa banyak uang yang mereka tabung?
Apakah dimulai dari jumlah yang besar atau jumlah yang sedikit terlebih dulu?
Thomas C Corley, akuntan publik dan perencana keuangan bersertifikat menghabiskan waktu lima tahun mempelajari para miliarder dan orang tajir lainnya.
Studinya itu dituangkan dalam beberapa buku, termasuk Change Your Habits, Change Your Life.
• Bukan Menghindari Pengeluaran untuk Ngopi Cantik, Inilah 5 Tips Realistis untuk Menjadi Kaya
• Deretan Manfaat Keramas dengan Sampo dan Garam, Termasuk Hialngkan Ketombe
• Tips agar Gorengan Tidak Berbahaya untuk Kesehatan, Lakukan 6 Langkah Ini
Dilansir dari Business Insider, Selasa (1/10/2019), Corley mewawancarai 233 orang tajir, di mana 177 di antaranya membangun kekayaan dengan usahanya sendiri.
Dengan wawancara dan analisis, Corley menemukan sejumlah fakta mengenai orang- orang kaya dan kebiasan sehari-hari mereka untuk memupuk kekayaan.
Dalam bukunya, Corley menyebut bahwa 80 persen orang kaya yang meraih kekayaan dengan usaha sendiri tidak menjadi kaya sampai usia mereka 50 tahun.
Namun, hampir semuanya memulai dengan cara yang sama.
"Orang-orang yang kaya dengan usahanya sendiri dalam studi saya semuanya memasang tujuan menabung sebesar 10 sampai 20 persen dari penghasilan mereka sebelum menjadi miliarder," ujar Corley.
Nah, berapa persen penghasilan Anda yang ditabung?
• Promo Indomaret 24 Agustus 2020, Promo Heboh hingga Super Hemat Tinggal Hari Ini dan Besok
• Apa yang Menyebabkan Kulit Kaki Kering? Cari Tahu Pengobatan Medis dan Cara Mengatasinya
• Promo Indomaret 24 Agustus 2020, Promo Heboh hingga Super Hemat Tinggal Hari Ini dan Besok
Di AS saja, menurut data St Louis Federal Reserve, rata-rata warga AS menabung hanya sebesar 8 persen dari penghasilan mereka.
Yang terpenting, mereka memiliki tujuan dalam menabung.
Dengan menggunakan sistem yang disebut Corley sebagai "sistem wadah," mereka membagi tabungan mereka menjadi empat kategori, yakni tabungan pensiun, pengeluaran spesifik, pengeluaran tak terduga, dan pengeluaran siklikal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-menabung.jpg)