Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nosstress Kembali Sapa Penggemar dengan Konsep Musik Berbeda

Trio Folk, Nostress kembali menyapa penggemarnya setelah lama off dari panggung hiburan semenjak pagebluk Covid-19 melanda

Tayang:
Penulis: Rizal Fanany | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Rizal Fanany
Penonton mengenakan headset saat menikmati konser Nosstress berkonsep silent sound, di Karakter Kopi, Denpasar, Sabtu (23/8/2020) . (Tribun Bali/Rizal Fanany) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Trio Folk, Nosstress kembali menyapa penggemarnya setelah lama off dari panggung hiburan semenjak pagebluk Covid-19 melanda.

Namun kali ini dengan konsep berbeda.

Pertama kalinya Nosstress tampil dengan konsep silent sound di Karakter Kopi, Jalan Tukad Barito, Denpasar, Bali, Sabtu (23/8/2020).

Konsep silent sound, semua penonton yang hadir dan musisi menggunakan headset saat konser berlangsung.

Muhammad Fitrawansyah, Manager Karakter Kopi yang merupakan penggagas acara silent sound ini mengatakan, ide awalnya sudah dirancang bulan Maret 2020 untuk memeriahkan acara ulang tahun Karakter Kopi di bulan Mei 2020.

"Konsepnya kami bangun sebenarnya pada bulan Maret, untuk acara ulang tahun Karakter Kopi yang rencana dirayakan pada bulan Mei. Entah pas banget momennya seperti kondisi saat ini ya, kami tetap jalankan dengan menerapkan protokol kesehatan. Awalnya kami mengundang tiga bintang tamu, yakni Nosstress, Pusakata, dan Dadang Dialog Dini. Namun kondisinya tidak memungkinkan, semakin banyak musisi pasti juga mengundang massa banyak. Akhrinya kami pilih satu saja, Nosstress," katanya.

Menurutnya, event musik dengan konsep silent sound ini merupakan pertama kalinya di Bali.

"Event musik dengan konsep silent sound ini frist time di Bali. Waktu menggarap ide ini saya juga melihat kira-kira sudah ada belum coffee shop atau cafe lain menggunakan konsep seperti ini. Yang saya tahu konsep seperti ini hanya diterpakan di tempat disko atau dugem. Itu memang pernah ada di Bali. Kalau untuk musik, ini yang pertama kali," imbuhnya.

Ia menceritakan, untuk alat headset didatangkan langsung dari Jakarta dengan jumlah terbatas.

"Headset dan semua alat ini langsung didatangkan dari Jakarta dengan jumlah sangat terbatas hanya 100 headset. 80 untuk penonton dan 20 untuk tim dan crew," Jelasnya.

Ia menambahkan, untuk penjualan tiket dilakukan dengan dua sistem, yakni secara online dan on the spot di Karakter Kopi.

Dia sangat terkejut dengan antusias penonton yang sangat tinggi.

"Tiket kami jual dua sistem, jual online dan bisa dibeli di sini seharga Rp 100 ribu, karena limited headset juga sudah dilengkapi izin dan terbatas. Antusias penonton sangat tinggi, jujur setelah tiket sudah sold out masih ada yang ingin beli. Kurang lebih 300 orang yang ingin hadir di event ini. Saya sampaikan permohonan maaf bagi penggemar Nosstress yang tidak bisa melihat karena memang acara ini terbatas," ungkapnya.

Bagi Man Angga, salah satu personel Nosstress, konsep silent sound menjadikan pengalaman baru bagi dirinya dan personel Nosstress lainnya.

"Menyenangkan, karena ini pengalaman baru. Tapi kalo disuruh memilih, lebih suka konser biasa, bisa dengar respon penonton. Kalau ini gak bisa tahu respon penonton karena pakai headset," Ungkapnya

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved