Breaking News:

Corona di Bali

Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2020 dan Induk 2021, Legislatif & Eksekutif Fokus Pemulihan Ekonomi

Legislatif dan eksekutif melaksanakan rapat paripurna untuk menandatangani kesepakatan bersama kebijakan umum anggaran dan KUA-PPAS

Istimewa
Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2020 dan Induk 2021, Legislatif dan Eksekutif Fokus Pemulihan Ekonomi 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Legislatif dan eksekutif melaksanakan rapat paripurna untuk menandatangani kesepakatan bersama kebijakan umum anggaran dan rancangan prioritas plafon anggaran sementara ( KUA-PPAS) perubahan 2020 dan induk tahun 2021.

Dalam rapat yang digelar di Kantor DPRD Klungkung, Bali tersebut, legislatif dan eksekutif sepakat pada anggaran induk 2021 merancang kegiatan pemulihan ekonomi disaat masa pandemi Covid-19.

Ketua DPRD Klungkung, AA Gde Anom menjelaskan, pembahasan KUA-PPAS perubahan 2020 dan induk 2021 tersebut dilaksanakan secara maraton.

Khususnya pada anggaran perubahan 2020 ada beberapa kebijakan penting yang disepakati anatara lain batalnya rencana pemotongan upah tenaga kontrak sebesar Rp. 200 ribu selama 4 bulan.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Diamond Internasional Lakukan Pembelajaran dengan Dua Metode  

Jadwal & Streaming Belajar dari Rumah TVRI 26 Agustus 2020, Ada Tayangan Mengenal Pemerintahan Desa

Diamond International Dukung Pemkot Denpasar Kembangkan Ekonomi Kreatif di Bidang Kuliner

Serta TPP (tambahan penghasilan pegawai) yang awalnya direncanakan dipotong 50 persen selama 6 bulan, menjadi diperpendek hanya 4 bulan.

Sementara untuk KUA-PPAS induk 2021, penganggaran kedepan difokuskan pada kegiatan untuk memulihkan perekonomian karena dampak dari Covid-19

"Meski nanti PAD di induk menurun, kami tidak boleh pasimif. Harus tetap bergerak, dan berusaha semaksimal mungkin untuk rancang kegiatan penanganan ekonomi," ungkap AA Gde Anom.

Legislatif dan eksekutif pun sepakat, pada anggaran induk 2021 nanti kegiatan akan difokus ke pemulihan ekonomi.

"Pemerintah nanti menyiapkan skema ekonomi kerakyatan. Semoga apa yang direncanakan eksekutif dan legislatif ini bisa tercapai," jelasnya.

Sementara, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengungkapkan, pada anggaran induk 2021 akan kembali memunculkan kegiatan yang sempat dirasionalisasi di anggaran induk 2020.

Beberapa program pemulihan ekonomi yang sudah dirancang pada anggaran induk 2021 antara lain, wirausaha masuk desa, program padat karya, termasuk bedah dan rehab rumah.

"Pada anggaran induk 2021 kegiatan tetap kami tekankan masalah kesehatan terkait pandemi Covid-19 dan dampak ekonominya. Seperti program pemerdayaan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan juga jadi prioritas," jelas Suwirta.(*).

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved