Breaking News:

BSU Pekerja Mulai Ditransfer ke Rekening Hari Ini, Termasuk Pekerja di Bali

Bantuan Subsidi Upah (BSU) pekerja tahap pertama mulai dicairkan oleh pemerintah dan diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo serentak

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, Mohamad Irfan dalam kesempatan Bincang Tribun Bali dipandu oleh host Kambali, yang disiarkan live streaming dari studio melalui channel facebook dan youtube Tribun Bali, pada Kamis (27/8/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Bantuan Subsidi Upah (BSU) pekerja tahap pertama mulai dicairkan oleh pemerintah dan diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo serentak secara nasional di-transfer kepada masing-masing rekening 2,5 juta penerima manfaat di berbagai daerah termasuk Provinsi Bali, pada Kamis (27/8/2020).

BSU merupakan program pemerintah bagi pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta untuk mendapatkan bantuan total senilai Rp 2,4 juta atau senilai Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, bantuan ini dicairkan dua kali masing-masing Rp 1,2 juta.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, Mohamad Irfan dalam kesempatan Bincang Tribun Bali dipandu oleh host Kambali, yang disiarkan live streaming dari studio melalui channel facebook dan youtube Tribun Bali.

Banyak Inovasi, Banyuwangi Sosialisasikan Inovasi Layanan Adminduk ke Desa-Desa

Tingkatkan Ketahanan Pangan Warga di Masa Pandemi, Banyuwangi Gelar Festival Pangan Non Beras

Tenaga Kontrak Disdikpora Buleleng Dipastikan Meninggal dengan Hasil Swab Positif Covid-19

“Sesuai kebijakan Presiden Joko Widodo, hari ini 2,5 juta pekerja yang nomor rekeningnya disetorkan kepada BPJS Ketenagakerjaan dari berbagai daerah, telah menerima bantuan subsidi upah dari pemerintah, termasuk di Provinsi Bali sudah ada yang menerima, arahannya untuk bisa dibelanjakan kebutuhan sehari-hari, seperti di UMKM agar ekonomi berputar,” kata dia.

Irfan menjelaskan, basis dari BSU pekerja adalah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang aktif sampai dengan bulan Juni 2020, serta syarat utama lainnya adalah Warga Negara Indonesia, gaji di bawah Rp 5 juta per bulan dan nomor rekening aktif.

Lanjut dia, ada tiga tahapan validasi yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan BPJamsostek untuk memastikan keabsahan bantuan tidak salah sasaran.

Jerinx Kembali Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Jawaban Kasi Penerangan Kejaksaan Tinggi Bali

Masa Depan Valentino Rossi Ditentukan di Misano

Bupati Eka Launching Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Tabanan Aman dan Produktif

Bantuan Subsidi Gaji ini dinilai menjadi manfaat tambahan bagi pesertta BPJamsostek.

“Kita lakukan validasi 3 tahap, pertama nomor rekening, BPJamsostek bekerja sama dengan 127 perbankan nasional, baik Himbara maupun non Himbara, kedua validasi kementerian ketenagakerjaan apakah upahnya benar di bawah Rp 5 juta dan kepesertaan BPJamsostek masih aktif, ketiga memastikan nama yang bersangkutan sama dengan nama yang tertera di nomor rekening,” ujarnya. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved