Ngopi Santai
Takut dan Cinta Tak Mungkin Hidup Bersama
Menurut Kübler-Ross, hanya ada dua emosi primer yang menjadi sumber emosi-emosi lain pada manusia, yaitu Takut & Cinta,
Penulis: Sunarko | Editor: Irma Budiarti
Dari ketakutan lahir rasa benci, marah, cemas, rasa bersalah, dan emosi-emosi negatif lainnya.
Sedangkan dari cinta terlahir rasa bahagia, syukur, kedamaian hati, suka cita, dan emosi-emosi positif lainnya.
Kita tidak bisa merasakan dua emosi primer ini pada waktu yang sama.
Mereka saling berlawanan, dan tidak mungkin ada di satu tempat sekaligus dalam saat bersamaan.
Jika anda ketakutan, anda tidak bisa mencintai. Jika hati anda dipenuhi cinta, anda tidak mungkin takut.
Saat saya sampaikan "teori" Kübler-Ross tersebut kepada kawan saya Warih Wisatsana, kurator Bentara Budaya Bali, ia lantas membalas dengan menuliskan kutipan puisi yang pas dan apik.
Warih mengatakan bahwa Chairil Anwar menerjemahkan puisi Huesca karya penyair Inggris, Jhon Conford, dan ada dua baris yang selaras pandangan Elisabeth Kübler-Ross di atas.
"Dua baris itu sedari muda membayangi saya," ucap Warih melalui pesan WA ke saya tempo hari.
Inilah dua baris itu:
Aku cemas bisa kehilangan kau
Aku cemas akan kecemasanku…
Denpasar, 27/08/2020
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasitakut-dan-cinta.jpg)