Breaking News:

Pasca Banyak Babi Mati, Dinas Pertanian & Pangan Badung: Stok Babi Jelang Hari Raya Galungan Aman

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Wayan Wijana mengakui jika kini dirinya memastikan ketersediaan babi menjelang hari raya.

Pemkab Badung
Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung memastikan stok babi aman menjelang hari raya Galungan yang jatuh pada pertengahan September 2020 mendatang.

Meski sebelumnya banyak kasus babi mati yang di diduga karena terkena Virus African Swine Fever (ASF)

Kendati demikian  stok babi di Badung dipastikan akan memenuhi kebutuhan. Bahkan  lebih dari keperluan masyarakat akan babi saat hari raya tiba.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Wayan Wijana mengakui jika kini dirinya memastikan ketersediaan babi menjelang hari raya.

Cara Mengaktifkan Masa Berlaku STNK yang Telat Bayar Pajak Tahunan

Resmikan Bandara Internasional Yogyakarta, Presiden Jokowi: YIA Menjadi Bandara Terbaik di Indonesia

Cegah Tindakan Kejahatan, Anggota Sat Sabhara Pores Badung Laksanakan Patroli

Bahkan berdasarkan hasil pendataan dan koordinasi dengan Gabungan Usaha Peternak Babi Indonesia (GUPBI) Bali, populasi babi memang mengalami penurunan.

"Semua peternak belum berani memasukkan bibit atau restocking," ungkapnya saat dikonfirmasi Jumat (28/8/2020).

Pihaknya mengatakan alasannya, kasus kematian babi beberapa waktu lalu masih menjadi pertimbangan.

Sehingga warga dan peternak pun belum berani memelihara babi kembali.

Meski begitu, terkait kebutuhan babi menjelang Galungan, sejauh ini masih terpenuhi.

Pihaknya mengatakan ketersediaan hewan yang menjadi salah satu bahan baku kuliner dan sarana upacara itu masih mencukupi.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved