Breaking News:

Pemkab Buleleng Bersurat ke BNPB Untuk Pengadaan Mesin PCR

Pemerintah Kabupaten Buleleng telah bersurat ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar diberi bantuan satu unit alat uji swab, Polymerase

Istimewa
Sekda Buleleng sekaligus Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA --Pemerintah Kabupaten Buleleng telah bersurat ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar diberi bantuan satu unit alat uji swab, Polymerase Chain Reaction (PCR).

Ini dilakukan agar hasil swab test dapat lebih cepat diterima.

Sekda Buleleng, Gede Suyasa dikonfirmasi Jumat (28/8/2020) mengatakan, beberapa hari lalu, Bupati Buleleng mengikuti pertemuan secara daring bersama BNPB.

Dari pertemuan itu, pusat rencananya akan memberikan bantuan dua unit mesin PCR untuk Bali, dan salah satunya diperuntukan bagi Buleleng.

Bupati pun menyambut baik rencana itu, sehingga pemkab langsung mengirimkan surat permohonan ke pusat.

Hasil Pengamatan Guru Besar FTP Unud, Perilaku Konsumen Berubah Akibat Pandemi Covid-19

Termasuk 6 Pasangan dari Bali, Ini 58 Calon Kepala Daerah Rekomendasi PDIP Untuk Pilkada 2020

Satu Pasien Covid-19 di Jembrana Meninggal Dunia

"Dari hasil analisa lisat, Buleleng dirasa cukup siap, mulai dari ruangan dan SDM-nya. Bupati sudah menandatangani surat permohonan, agar mesin PCR itu bisa diberikan. Sehingga untuk swab tes, kami tidak perlu lagi ke RSUP Sanglah. Jadi hasilnya tentu akan lebih cepat diterima," ungkap Suyasa.

Apabila mesin PCR itu telah diberikan, mesin tersebut rencananya akan diletakkan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Buleleng, Jalan Serma Karma, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Mesin tersebut nantinya akan dikelola oleh Dinas Kesehatan Buleleng.

"Untuk spesifikasinya kami belum tau. Kalau melihat mesin PCR seperti yang pertama kali ada di RSUP Sanglah, satu hari itu bisa memeriksa 69 spesimen. Apakah kapasitasnya akan seperti itu, atau lebih banyak kami belum tau."

Puan Umumkan Paslon PDIP Pilkada Serentak 2020 Termasuk Bali, Tabanan: Gede Sanjaya dan Edi Wirawan

Pertama di Bali, Mulai 1 September, Warga Denpasar Bisa Ambil Dokumen Kependudukan via Gojek

Baik Dikonsumsi, 14 Makanan Ini Dapat Menurunkan Kadar Asam Urat

"Sementara analisnya, kami sudah punya, baik itu dari Dinkes Buleleng dan RSUD Buleleng. Nanti akan dilihat mesin itu bisa memeriksa berapa spesimen, kalau sedikit satu orang cukup," terang Suyasa.

Dengan adanya mesin PCR ini, rumah sakit swasta pun nantinya bisa melakukan pengambilan sampel sendiri.

Bahkan akan menjadi kewajiban semua rumah sakit, sesuai peraturan Kementerian Kesehatan.

"Kami baru bersurat ke pusat, jadi belum tau kapan mesin itu akan diberikan. Semoga cepat," tutup Suyasa. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved