Breaking News:

Tak Terima Diputusin, Pedagang Sate di Gianyar Lempar Pacar dengan Pisau

Seorang pemuda berinisial A (28), yang berkerja sebagai penjual sate, harus berurusan dengan Polsek Gianyar

Ganendra
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Seorang pemuda berinisial A (28), yang berkerja sebagai penjual sate, harus berurusan dengan Polsek Gianyar.

Hal itu dikarenakan, ia menyebabkan satu jari pacarnya putus usai dilempar pisau.

Penyebab kasus tersebut karena pelaku tidak terima cintanya diputus sepihak oleh, DH, yang merupakan seorang janda.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Jumat (28/8/2020), sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban dan pelaku ini berstatus pacaran, dan bekerja di sebuah usaha dagang sate di Jalan Tukad Melangit, Kelurahan Samplangan, Gianyar.

Pada 11 Juni 2020, pelaku dan korban berada di dalam dapur untuk menyiapkan barang dagangan.

Dimana saat itu, pelaku tengah memotong daging dengan pisau untuk membuat sate.

Sementara korban saat itu tengah menusuk daging sate.

Saat itu, pelaku menanyakan korban mengenai kejelasan hubungan mereka.

Korban menyarankan menyudahi hubungan asmaranya, karena salah satu anak korban tidak menyetujuinya.

Karena tidak terima terhadap jawaban tersebut, akhirnya pelaku pun emosi dan melemparkan pisau yang digunakan untuk memotong daging.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved