Breaking News:

Corona di Bali

107 Pelamar Perebutkan 73 Formasi Tenaga Kesehatan RS Nyitdah Tabanan

Sebanyak 107 orang pelamar tenaga kesehatan di UPTD RS Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, telah dinyatakan lulus dalam tes kompetensi dasar

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana di salah satu bangunan RS Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Selasa (14/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebanyak 107 orang pelamar tenaga kesehatan di UPTD RS Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, telah dinyatakan lulus dalam tes kompetensi dasar (TKD) dengan sistem CAT.

Selanjutnya, 107 orang ini harus bekerja keras untuk lolos dalam tes wawancara sebagai tes akhir untuk memperebutkan 73 formasi yang akan dilaksanakan 31 Agustus-1 September 2020.

Menurut data yang diperoleh, total ada 107 yang sudah dinyatakan lolos tes kompetensi dasar (TKD).

Rinciannya, 80 orang pelamar formasi perawat dari yang dibutuhkan sebanyak 45 orang, tenaga analis 8 orang dari yang dibutuhkan sebanyak 5 orang, tenaga sanitarian 5 orang lolos dari total kebutuhan sebanyak 3 orang, tenaga apoteker 3 orang dari yang dibutuhkan 2 orang, tenaga asisten apoteker 2 orang dari yang dibutuhkan 1 orang, bidan sebanyak 8 orang dari total yang dibutuhkan 5 orang, terakhir tenaga teknis elektromedik sebanyak 1 orang dari total yang dibutuhkan sebanyak 4 orang.

"TKD sudah dilaksanakan 24-25 Agustus 2020 kemarin, dan hasilnya ada 107 orang yang lolos. Mereka yang lolos tersebut merupakan pelamar yang memiliki nilai paling tinggi. Nantinya 107 ini akan memperebutkan 73 formasi yang sudah diumumkan sebelumnya dan hasilnya akan diketahui setelah tes wawancara," kata Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika, Minggu (30/8/2020).

Disinggung mengenai adanya salah satu formasi yang masih minim pelamar, yakni tenaga elektromedik, Suratmika menjelaskan pelamar untuk formasi tersebut memang langka.

Terbukti, dari 4 orang yang dibutuhkan, hanya 1 orang lolos setelah TKD dan tinggal melalui tes wawancara.

"Syukur sekarang ada yang melamar, sebelumnya pernah tidak ada yang melamar karena lulusan elektromedik langka. Kekurangan itu kosong, berapa yang lolos itu yang digunakan karena kebutuhan mendesak," jelasnya.

Suratmika melanjutkan, tes wawancara ini akan dilaksanakan pada 31 Agustus dan 1 September 2020 di Dinas Kesehatan Tabanan.

Hal yang dinilai dalam tes wawancara tersebut adalah mengenai dedikasi, kesungguhan dalam bekerja, serta termasuk verifikasi berkas asli dari pelamar.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved