8 Hal Ini Akan Dialami Tubuh Jika Kurang Tidur, Penuaan Kulit hingga Risiko Tinggi Kanker
Tak hanya menghilangkan rasa lelah, tidur cukup juga penting untuk menjaga keseimbangan hormon dan fungsi organ tubuh.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tribunners, apa Anda sudah tidur dengan cukup ?
Mungkin banyak orang yang belum tidur dengan cukup.
Padahal setiap hari, manusia membutuhkan tidur paling tidak 8 jam.
Saat tidur, tubuh dan pikiran bisa beristirahat setelah lelah bekerja seharian.
• Selain Hamil, Berikut 10 Penyebab Haid Terlambat
• Promo Alfamart 30 Agustus 2020, Tebus Murah Rp 100 & Rp 500, Cash Back hingga Bertabur Diskon
• Ini Tips Membuat Pori-pori di Wajah Tampak Kecil, Gunakan Tabir Surya hingga Cermat Pilih Skincare
Tak hanya menghilangkan rasa lelah, tidur cukup juga penting untuk menjaga keseimbangan hormon dan fungsi organ tubuh.
Sayangnya, tak sedikit dari kita yang mengabaikan kebutuhan tidur ini.
Kesibukan harian, sempitnya waktu istirahat, hingga faktor gaya hidup membuat kita sering tidur larut.
Kebiasaan buruk ini sering kali dianggap sepele, sehingga banyak dari kita yang mengabaikannya.
Padahal, kurang tidur memiliki konsekuensi serius bagi otak dan tubuh manusia.
"Semakin pendek tidur Anda, semakin pendek hidup Anda," ungkap Matthew Walker, ahli saraf yang mengambil kepakaran dalam permasalahan tidur dikutip dari Business Insider.
Kebanyakan orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur, bervariasi tergantung kebutuhan tiap orang.
Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, ada beberapa konsekuensi yang dialami oleh tubuh, di antaranya:
1. Risiko tinggi kanker
Kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik sejak lama telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker.
Jenis kanker yang meningkat adalah kanker usus besar (colon) dan payudara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-wanita-yang-sedang-tertidur-dengan-lelap.jpg)