Breaking News:

Sponsored Content

Rai Mantra Buka Rapat Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa Adat Sanur

Berdasarkan Pasal 30 dan 88 Perda Provinsi Bali no. 4 tentang Desa Adat di Bali, bahwa Desa adat Berkewajiban Menyusun Perencanaan Desa Adat

Humas Pemkot Denpasar
Foto : Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Rapat Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa Adat Sanur pada Minggu (30/8/2020) di Hotel Prime Plaza Paradise Sanur 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berdasarkan Pasal 30 dan 88 Perda Provinsi Bali no. 4 tentang Desa Adat di Bali, bahwa Desa adat Berkewajiban Menyusun Perencanaan Desa Adat.

Untuk itu Desa Adat Sanur melaksanakan Paruman Adat yakni Penyusunan Rencana Perencanaan Pembangunan lima tahun periode 2020-2024.

Kegiatan ini dibuka Langsung Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra pada Minggu (30/8/2020) di Hotel Prime Plaza Paradise Sanur yang di tandai dengan pemukulan gong.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, Bendesa Adat Sanur, IB. Paramartha, Camat Denpasar Selatan Wayan Buda,  serta prajuru Desa Adat/Dinas Sanur.

Legenda Man United Berharap Messi Tak Tampil Baik Jika Jadi Membela Man City

Saat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara Datangi Kuswiyoto di Hotel

Lakukan TC di Kroasia, Segini Biaya yang Dihabiskan Timnas U-19 Indonesia

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam arahannya menekankan pentingnya Desa Adat sebagai pedoman masyarakat yang dapat menjadi sumber pemikiran guna penyelarasan pembangunan berlandaskan kebudayaan, dimana pola pikir masyarakat saat ini harus berpedoman pada keselamatan, kesadaran dan keberuntungan dalam menjalankan kehidupan.

“Desa Adat bekerja berlandaskan kebudayaan serta nilai-nilai kearifan lokal, hal inilah yang menjadi penting bagi pemerintah sehingga pembangunan yang selaras, serasi dan seimbang berlandaskan Tri Hita Karana menuju keharmoniasan dapat terwujud di Kota Denpasar,” jelasnya.

Rai Mantra menambahkan, mengingat terjadinya kasus Covid-19, pihaknnya mengajak seluruh komponen Desa Dinas dan Desa Adat untuk bahu membahu bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.

Untuk itu dirinya mengajak seluruh komponen menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas di luar rumah dan dimanapun berada.

Dalam kegiatan tersebut telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dimana semua peserta memakai masker, penerapan physical distancing, pengecekan suhu dan  mencuci tangan sebelum acara dimulai.

Serta harus ada sirkulasi udara saat mengadakan rapat di dalam ruangan.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved