Corona di Bali
Update Covid-19: 600 Orang Masih dalam Perawatan di Bali - Indonesia Cetak Rekor 3.308 Kasus Positif
Pasien dalam perawatan (kasus aktif) Covid-19 di Bali kini berjumlah 600 orang. Secara nasional, penambahan pasien Covid-19 masih tinggi.
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Ady Sucipto
"Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, pasien sembuh bertambah 14 orang, dan kasus positif bertambah sebanyak 11 orang yang tersebar di 9 Desa/Kelurahan. Kembali kami ingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Dewa Rai merinci bahwa 9 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Kelurahan Dauh Puri dan Desa Dangin Puri Kangin mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak 2 orang.
Sedangkan 7 desa/kelurahan lainya mencatatkan masing-masing 1 kasus positif.
Yakni Desa Dangin Puri Kauh, Desa Tegal Harum, Kelurahan Peguyangan, Desa Dauh Puri Kaja, Desa Ubung Kaja, Desa Sanur Kaja, dan Kelurahan Tonja.
Adapun sebanyak 36 desa/kelurahan lainya untuk sementara nihil penambahan kasus positif.
Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.593 kasus, sementara itu, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.490 (93,53 persen), 16 (1,01 persen) orang meninggal dunia, dan 87 (5,46 persen) orang masih dalam perawatan.
Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif Covid-19 masih fluktuatif di Kota Denpasar.
Meski pasien sembuh terus meningkat, bertambahnya kasus positif Covid-19 juga menunjukkan masih terjadi penularan virus corona di masyarakat.
Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.
Terlebih saat ini kita bersama-sama sedang bersiap untuk pemulihan ekonomi daerah dan nasional.
Dewa Rai menambahkan bahwa pihaknya tidak henti hentinya mengingatkan kepada warga, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru.
Kasus positif baru di internal keluarga, tempat kerja dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan.
Klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.
"Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi," kata Dewa Rai.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.