Breaking News:

DJP Sediakan Aplikasi Antrean Online untuk Pelayanan Tatap Muka

Masyarakat/wajib pajak (WP), yang ingin mendapatkan pelayanan tatap muka secara langsung di kantor Direktorat Jenderal Pajak harus terlebih dahulu

Istimewa
Pamflet antrean online dari DJP 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Masyarakat/wajib pajak (WP), yang ingin mendapatkan pelayanan tatap muka secara langsung di kantor Direktorat Jenderal Pajak harus terlebih dahulu mengambil nomor tiket antrean dengan membuka laman https://kunjung.pajak. go.id

Pengunjung cukup mengisi beberapa data, antara lain identitas, kantor tujuan, tanggal dan waktu kunjungan.

“Selain itu untuk mengurangi risiko penularan Covid-19, wajib pajak juga diminta untuk mengisi menu penilaian kesehatan mandiri,” ujar Hestu Yoga Saksama, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Senin (31/8/2020).

Ketentuan ini berlaku mulai 1 September 2020, di semua kantor wilayah DJP dan kantor pelayanan pajak.

Selanjutnya pengunjung dapat menentukan jadwal kedatangan dan layanan yang dikehendaki.

Terdiri dari layanan loket tempat pelayanan terpadu, layanan konsultasi perpajakan, layanan konsultasi aplikasi, layanan janji temu, dan layanan lainnya.

Mulai Besok, Masyarakat di Badung Bisa Ambil Berkas Kependudukan via Go-Jek

Bukan karena Covid-19, Hal Ini yang Bikin Gelandang Bali United Taufiq Tak Bisa Pulang Kampung

Sidak Sekretariat Pemkab Klungkung, Wabup Kasta Temukan ASN Belum Tertib Kenakan Masker

Khusus untuk layanan janji temu, pengunjung harus membuat kesepakatan jadwal kunjungan dengan petugas yang dituju sebelum memilih layanan janji temu.

“Layanan tatap muka secara langsung, dilaksanakan secara terbatas sesuai kapasitas kantor pajak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Untuk itu DJP mengimbau masyarakat/wajib pajak menggunakan layanan yang telah disediakan secara online melalui www.pajak.go.id.  Termasuk layanan penyampaian surat pemberitahuan (SPT), perubahan data nomor telepon dan email wajib pajak, validasi SSP pengalihan hak katas tanah dan bangunan, dan pendaftaran insentif pajak yang telah disediakan pemerintah dalam rangka membantu ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Gala Fashion Produk Lokal, Geliatkan Perekonomian Pariwisata dan UKM di Tengah Ancaman Resesi

1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar, 19 Orang Sembuh, Kasus Positif Bertambah 20 Orang

“Dalam hal layanan yang dibutuhkan masih belum tersedia secara online, wajib pajak masih dapat menggunakan saluran lain seperti email dan pesan instan melalui WhatsApp yang tersedia pada masing-masing unit kerja yang dapat dilihat pada https://www.pajak.go.id/ id/unit-kerja,” imbuhnya. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved