Breaking News:

Corona di Bali

Platform Digital Tingkatkan Penjualan Produk UMKM di Masa Pandemi Covid-19

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, I Wayan Mardiana, mendorong strategi 'go digital' untuk para pelaku UMKM

Pixabay
Ilustrasi belanja online. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pandemi memukul ekonomi Bali yang didominasi sektor pariwisata.

Selain sektor pariwisata, UMKM di Bali juga merasakan dampaknya.

Pemprov Bali pun mengeluarkan berbagai regulasi yang bersifat relaksasi guna meringankan dampak pandemi terhadap UMKM setempat. 

Berbagai kebijakan tersebut meliputi relaksasi pajak, kemudahan regulasi, bantuan modal, peningkatan kualitas SDM, bantuan teknologi dan promosi.

Kebijakan ini dikeluarkan mengingat sektor UMKM berperan signifikan terhadap perekonomian Bali.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, I Wayan Mardiana, mendorong strategi 'go digital' untuk para pelaku UMKM dengan memanfaatkan teknologi digital agar bisnisnya terus berputar di masa pandemi ini.

Dari jumlah 326 ribu UMKM yang tersebar di seluruh kota dan kabupaten di Bali, saat ini belum semuanya menggunakan platform digital atau market place. 

"Dengan tatanan kehidupan era baru, pelaku UMKM harus mengubah mindset, dari berjualan secara konvensional sudah mengarah ke digital atau pemasaran online. Karena sekarang orang malas berbelanja dengan kontak langsung. Manfaatkanlah platform digital," katanya, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (6/9/2020).

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni, di sisi lain mengatakan hal serupa.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved