Breaking News:

Bawa Narkoba, Seorang WNA Asal Spanyol Diamankan Polda Bali

Ia ditangkap lantaran terbukti membawa narkoba jenis cocain dan terbukti menyimpan pil ekstasi di tempat tinggalnya di Bali.

Istimewa
WNA Spanyol Jose Miguel Blanco Galvez saat diamanka di Ditresnarkoba Polda Bali karena membawa cocain dan ekstasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ditresnarkoba Polda Bali kembali mengungkap kasus narkoba di Bali.

Kali ini pelakunya adalah seorang WNA asal Spanyol atas nama Jose Miguel Blanco Galvez.

Ia ditangkap lantaran terbukti membawa narkoba jenis cocain dan terbukti menyimpan pil ekstasi di tempat tinggalnya di Bali.

"Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian serta kendaraan tersangka pada kedua tangan pelaku tersebut ditemukan sedang memegang barang berupa satu buah kardus warna cokelat didalamnya terdapat dua buah plastik berwarna putih yang diduga narkotika jenis Cocain," kata sumber di Polda Bali, Senin (7/9/2020).

Bertambah Satu Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal, Kasus Positif 36 Orang

KH Abdul Aziz Kembali Terpilih Menjadi Ketua PWNU Bali 2020-2025

Jadi Pemain Timnas U-19, Komang Tri: Seperti Mimpi Berada di Kroasia

Dikonfirmasi, Wakil Direktur Res Narkoba Polda Bali, AKBP I Putu Yuni Setiawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Dia menjelaskan, WNA berusia 39 tahun itu ditangkap di depan kantor Lion Parcel, Jalan Uluwatu 1, No.52 Banjar Teba, Desa Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung pada Sabtu (5/9/2020) kemarin.

 "Iya benar penangkapannya Sabtu kemarin," kata AKBP I Putu Yuni Setiawan.

Dari informasi yang dihimpun dari sumber Polda Balo, saat diinterogasi oleh tim, pelaku mengaku masih menyimpan barang narkotika di rumah kontrakannya di Perumahan Graha Anyar, Jalan Raya Kembar Kampus Unud, Gang VI No.10, Lingkungan Banjar Mekar Sari Simpangan, Desa Jimbaran, Badung.

 Tak lama kemudian, sekitar pukul 13.00 wita, tim kemudian meluncur ke kontrakan pelaku.

"Di sana, tim menemukan 3 paket gumpalan berwarna hitam yang diduga mengandung sediaan narkotika jenis Hasis dengan berat total  19,84 gram netto yang ditaruh di atas meja kayu dalam kamar tidur pelaku," beber sumber tersebut.

Saat di introgasi kembali oleh tim tentang kepemilikan barang tersebut, pelaku mengaku bahwa barang tersebut adalah miliknya sendiri yang dibeli dari seseorang yang sering dipanggil Andrea Sebastian Lira Nienhuser yang berada di Spanyol.

"Atas keterangan pelaku tersebut selanjutnya pelaku beserta seluruh barang bukti tersebut disita dan dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali, guna di lakukan proses penyidikan lebih lanjut," ujar sumber.(*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved