Breaking News:

Ketua GPAN Sebut Reza Artamevia Tak Mau Tobat Setelah Ditangkap Kembali Karena Narkoba

Siswandi menyebut bahwa seseorang yang pernah terjerat kasus narkoba akan lebih mudah dilacak oleh polisi maupun Badan Narkotika Nasional (BNN).

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Reza Artameviakembali tersangkut kasus narkoba. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, saat ini Reza Artamevia masih dalam pemeriksaan polisi setelah ditangkap Jumat (4/9/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjend Pol (Purn) Siswandi menyayangkan tertangkapnya kembali penyanyi senior Reza Artamevia.

Seperti diketahui Reza Artamevia kembali berurusan dengan kepolisian atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Pasalnya, ini bukan kali pertama Reza Artamevia tersandung kasus narkoba.

4 tahun silam pada 2016, wanita berusia 45 tahun ini diamankan karena kasus narkoba.

Siswandi menyebut bahwa seseorang yang pernah terjerat kasus narkoba akan lebih mudah dilacak oleh polisi maupun Badan Narkotika Nasional (BNN).

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube beepdo, Senin (7/9/2020).

"Ya sangat disayangkan, orang kalau sudah kena itu lebih gampang untuk menangkapnya," jelas Siswandi.

"Karena database di aparat sudah ada, di BNN dan Bareskrim sudah ada lengkap," sambungnya.

Ia sekali lagi sangat menyayangkan kenapa Reza Artamevia kembali terjerat kasus narkoba.

"Kita sayangkan aja, berarti dia nggak mau tobat," ucap Siswandi.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved