Corona di Bali
Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 di Bali Hampir Penuh
Kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali semakin meningkat tajam. Data per Selasa (8/9/2020) kasus positif 6.549 orang
Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali semakin meningkat tajam.
Data per Selasa (8/9/2020) kasus positif 6.549 orang atau bertambah 164 orang.
Kasus pasien masih dalam perawatan sebanyak 1.196 orang.
Sedangkan kasus pasien meninggal sebanyak 128 orang atau bertambah 12 orang.
• Pangdam IX/Udayana Peroleh Apresiasi di Bidang Kesehatan, Siap Wujudkan Bali Bebas Covid-19
• Kasus Positif Covid-19 dan Pasien Meninggal di Bali Meningkat, Ini Penyebabnya
• Fabio Quartararo Diunggulkan di MotoGP San Marino 2020, Berikut Jadwal Lengkapnya
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya mengatakan, salah satu penyebab meningkatnya kasus positif adalah kurangnya disiplin masyarakat dengan standar protokol kesehatan.
"Ini kan kasus meningkat, mengapa? Salah satunya adalah kurangnya disiplin, masih banyak orang yang berkerumun, tidak pakai masker. Ketika ada ajakan untuk tidak pakai masker ini efeknya akhirnya banyak orang yang membawa virus," ungkapnya, Rabu (9/9/2020).
Sementara, pasien positif Covid-19 yang saat ini masih dirawat sebanyak 1.196 orang, mendapatkan penanganan dan masih dirawat di rumah sakit sebanyak 668 pasien.
Sedangkan jumlah tempat tidur di rumah sakit yang disiapkan sebanyak 778 buah.
Atau artinya sekitar 90 persen kapasitas tempat tidur di rumah sakit di Bali untuk pasien positif Covid-19 telah terpakai.
"Untuk tempat tidur sebenarnya masih ada. Tetapi sudah hampir penuh. Kalau bertambah lagi jadi penuh. Strategi pertama, kami telah menyiapkan tim manajemen untuk distribusi rujukan yang lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Nantinya, alokasi rumah sakit rujukan akan diatur, dimana pasien Covid-19 dengan gejala berat akan dirujuk ke RSUP Sanglah.
Pasien dengan gejala sedang akan dirujuk ke RS Unud, RS Bali Mandara, serta rumah sakit yang ada di daerah.
Sedangkan pasien dengan gelaja ringan akan dirujuk ke rumah sakit lainnya.
"Sampai saat ini ada 55 rumah sakit yang mampu melayani pasien Covid-19. Kapasitas saat ini 783 pasien. Strategi kedua, kami akan menambah kapasitas tempat tidur di seluruh rumah sakit. Baik di RSUP Sanglah, Bali Mandara, dan semua rumah sakit. Semua rumah sakit sudah saya minta untuk menambah tempat tidur dan SDMnya," paparnya.
Strategi ketiga untuk menangani melonjaknya jumlah pasien Covid-19 yaitu penambahan lokasi donor plasma konvalesen.
Dimana sebelumnya hanya terdapat di RSUP Sanglah dan RSUD Unud.
"Siap-siap RS Bali Mandara akan juga melakukan terapi plasma konvalesen ini," tegasnya.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/perawatan-pasien-covid-19-di-ruang-isolasi-rsud-klungkung.jpg)