Cara Dapat BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Berikut Syarat dan Data yang Harus Disiapkan
UMKM bisa mendapatkan bantuan BLT UMKM Rp 2,4 Juta dengan cara berikut ini
TRIBUN-BALI.COM - Pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) menjadi salah satu pihak yang menjadi perhatian pemerintah agar bisa kembali berusaha di tengah pandemi.
Terkait hal ini, pemerintah telah meluncurkan beberapa bantuan untuk membantu UMKM.
Salah satu bantuannya yaitu Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta per pelaku usaha mikro.
UMKM bisa mendapatkan bantuan ini dengan mendaftarkan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing.
Mengutip dari situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Rabu (16/9/2020), mereka yang berhak untuk menerima Banpres Produktif UMKM antara lain sebagai berikut.
- Warga Negara Indonesia
- Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Memiliki Usaha Mikro
- Bukan ASN, TNI/POLRI, serta pegawai BUMN/BUMD
- Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR
- Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU)
Cara Mengakses Banpres Produktif UMKM
Diusulkan oleh pengusul Banpres Produktif untuk UMKM, antara lain sebagai berikut.
- Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM
- Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum
- Kementerian/Lembaga
- Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK
Data Mendapatkan Banpres Produktif UMKM
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Nama lengkap
- Alamat tempat tinggal
- Bidang usaha
- Nomor telepon
Bantuan ini diberikan secara hibah alias gratis atau tidak membutuhkan biaya administrasi sama sekali.
Walaupun begitu, bantuan ini tidak diberikan ke sembarang pelaku usaha mikro.
Hanya pelaku usaha mikro yang memenuhi persyaratanlah yang layak mendapatkan bantuan ini.
Melansir Kompas.com, sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro walaupun alamat tempat usaha yang dibukanya berbeda dari alamat yang berada di KTP.
• BLT Karyawan Sudah Cair untuk 5,2 Juta Orang, Gelombang 3 Ditransfer Mulai Hari Ini
• POPULER: Mau BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ini Syarat dan Caranya
• Situs Website BLT UMKM Rp 2,4 Juta Belum Bisa Diakses, Ini Cara Daftar Bantuan UMKM & Persyaratannya
Asalkan, kata dia, syarat utamanya harus meminta surat keterangan usaha (SKU) dari desa di tempat dia berusaha yang nantinya harus diberikan pada saat pengajuan atau pendaftaran.
Dia juga mengatakan, program ini masih dibuka terus hingga jumlah penerimanya sudah mencapai 100%.
Hingga 3 September 2020, disebutkan dia, baru 5,59 juta pelaku usaha mikro yang sudah mendapatkan bantuan.
Sementara target yang disasar dalam program ini ada sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro yang harus diberikan bantuan hingga akhir September 2020.
Daftar Kartu Prakerja Gelombang 9
Akses link https://dashboard.prakerja.go.id/daftar bagi peserta yang akan membuat akun baru untuk mendaftar program Kartu Prakerja gelombang 9.
Sedangkan, bagi yang telah mempunyai akun Prakerja langsung bisa login www.prakerja.go.id.
Pihak Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja belum mengumumkan secara resmi pembukaan pendaftaran gelombang 9.
Namun, berkaca pada pendaftaran gelombang 7 dan gelombang 8, pendaftaran Kartu Prakerja dibuka setiap hari Kamis.
Pada gelombang 8, pendaftaran dibuka pada Kamis (10/9/2020), ditutup pada Senin 14 September 2020 siang.
Sedangkan, gelombang 7 juga dibuka pada hari Kamis, tepatnya 3 Agustus 2020, dan ditutup pada Senin (7/9/2020).
Sebelum mendaftar, pastikan memahami langkah-langkah mendaftar Kartu Prakerja berikut ini dikutip Tribun Bali dari Tribun Pontianak.
Syarat Mendaftar Kartu Prakerja
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Berusia di atas 18 tahun
- Tidak sedang sekolah/kuliah
Tata Cara Daftar Kartu Prakerja Online
Membuat akun Prakerja
- Masuk ke situs www.prakerja.go.id
- Pilih menu Daftar Sekarang atau langsung KLIK, https://dashboard.prakerja.go.id/daftar
- Masukan nama lengkap, alamat email, dan kata sandi baru
- Cek email masuk dari akun Prakerja dan ikuti petunjuk untuk konfirmasi akun email
- Setelah konfirmasi akun email berhasil, kembali ke situs Prakerja.
Pendaftaran Kartu Prakerja
- Setelah berhasil daftar akun dan login, Anda akan masuk ke dashboard akun.
- Pada bagian verifikasi KTP, isi NIK, nomor KK dan tanggal lahir Anda sesuai yang tertera di KTP, lalu klik Berikutnya.
- Lengkapi data diri dan unggah foto KTP
- Lakukan verifikasi nomor handphone
- Klik Kirim
- Masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke No HP Anda. Klik Verifikasi.
- Selanjutnya, isi Pernyataan Pendaftar
- Isi sampai selesai, jika sudah selesai klik Oke.
- Berikutnya, Anda wajib melakukan Tes Motivasi & Kemampuan Dasar
- Klik Mulai Tes Sekarang
- Setelah mengisi tes, hasil tes akan dievaluasi. Mohon menunggu sekitar 5 menit. Jika setelah 5 menit belum ada perubahan, silahkan klik tombol Refresh.
- Pendaftaran Anda sedikit lagi selesai dan Anda tinggal ikut seleksi Gelombang. Pilih Gelombang yang Anda inginkan disesuaikan dengan domisili kamu, lalu klik Gabung
- Selanjutnya akan muncul konfirmasi pilihan Gelombang kamu. Bila sudah sesuai, klik Ya, Gabung
- Setelah mengisi Gelombang, akan muncul Persetujuan Kartu Prakerja yang berisi beberapa pernyataan. Anda harus klik Saya menyetujui untuk dapat lanjut ke tahap berikutnya.
- Tahap pendaftaran Selesai
- Selanjutnya Anda akan menerima notifikasi apakah Anda lolos melalui SMS setelah penutupan Gelombang.
Pendaftaran Hingga Gelombang 10
Pihak Manajemen Pelaksana Program (PMO) memberikan kepastian bahwa pendaftaran Kartu Prakerja masih akan bergulir.
Pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja yang merupakan andalan Presiden Joko Widodo saat kampanye akan dibuka hingga gelombang 10 untuk tahun 2020.
Hingga kini, program Kartu Prakerja telah berjalan hingga gelombang 8 yang ditutup, Senin (14/9/2020) lalu.
Jumlah peserta pendaftar Kartu Prakerja pada gelombang 8 mencapai 4,6 juta orang.
Sedangkan, kuota yang disediakan pada program tahun ini untuk 5,6 juta orang.
Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menjelaskan, pendaftaran gelombang 9 dibuka untuk 800.000 orang.
"Kemudian sisanya masih 200.000," ujar Denni ketika memberikan keterangan dalam video conference melansir Kompas.com, Selasa (15/9/2020) kemarin.
Denni pun menjelaskan, pada gelombang 10 mendatang, kuota yang dibuka tidak serta merta untuk 200.000 orang saja.
Sebab, masih ada kuota yang tersisa lantaran ada peserta yang sudah lolos pendaftaran, namun tidak menggunakan uang insentif untuk dibelanjakan pelatihan dalam waktu 30 hari setelah insentif diterima.
Pendaftar yang lolos tersebut dicopot kepesertaannya oleh PMO Prakerja.
"Ketika dicabut ada uang yang tidak dipakai, itu kemudian bisa direalokasikan untuk rekrut peserta baru sebagai pengganti," ujar Denni.
"Angkanya tidak fix 200.000 yang tersedia di gelombang 10, dan kemudian bisa lebih besar karena ada yang dicabut kepesertaannya," ujar dia.
Untuk diketahui, peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta.
Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca-pelatihan Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50.000 untuk tiga kali.
Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 20 triliun untuk program tersebut.
Dari total anggaran pelaksanaan Rp 20 triliun, rinciannya sebesar Rp 5,6 triliun untuk biaya pelatihan, insentif sebesar Rp 13,45 triliun, dana survei Rp 840 miliar, dan PMO Rp 100 juta.
Pencabutan Kepesertaan Gelombang 4
Pihak manajemen juga telah menginformasikan perihal pencabutan kepesertaan bagi pendaftar yang lolos Kartu Prakerja Gelombang 4.
Kepsertaan dicabut jika tidak memilih bidang pelatihan pertama hingga Rabu (16/9/2020) kemarin pukul 23.59 WIB.
Informasi ini disampaikan langsung melalui akun Instagram Prakerja @prakerja.go.id.
“Bagi Sobat Prakerja yang sudah lolos Gelombang 4, namun belum memilih pelatihan pertama, hari ini adalah hari terakhir memilih pelatihan sebelum kepesertaan Sobat dalam program Kartu Prakerja dicabut.
Yuk, segera pilih pelatihan pertamamu hari ini, tanggal 16 September 2020, sebelum pukul 23.59 WIB.
(Kontan | Tribun Pontianak/Haryanto)
Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul Mau dapat BLT UMKM Rp 2,4 juta? Ini data yang harus disiapkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-oke.jpg)