Breaking News:

Jawa dan Bali Prioritas Vaksinasi, Luhut Binsar : Memang Sumber Covid-19 Paling Banyak di Daerah Itu

Menurut Luhut Binsar, kelompok yang diutamakan untuk mendapat vaksin Covid-19 ialah tenaga kesehatan.

KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan konfrensi video menjawab pertanyaan awak media melalui akun Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Senin (16/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pioritas pemberian vaksinasi Covid-19 pada tahap awal akan diprioritaskan untuk pulau Jawa dan Bali. 

Hal itu disebabkan kasus Covid-19 paling banyak berasal dari dua pulau tersebut.

"Kenapa Jawa dan Bali, memang sumber Covid paling banyak di daerah itu sekarang," kata Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers virtual, Jumat (18/9/2020).

Menurut Luhut Binsar, kelompok yang diutamakan untuk mendapat vaksin Covid-19 ialah tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan harus mendapat vaksin lebih dahulu karena mereka berada di garda depan penanganan Covid-19.

"Pertama adalah orang-orang yang bertugas di kesehatan. Itu semua akan kita vaksin. Jadi di daerah jangan sampai nanti ada lagi dokter kita atau perawat kita kena korban dari Covid ini. Jadi saya kira top priority kita adalah itu," lanjut Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi itu.

Seperti diketahui, Indonesia menempuh dua jalur dalam mendapatkan vaksin Covid-19.

Untuk jangka pendek, Indonesia bekerja sama dengan perusahaan medis asal China, Sinovac, dan G42 yang berpusat di Uni Emirat Arab.

Dalam pengembangan vaksin, G42 bekerja sama dengan perusahaan medis asal China, Sinopharm.

Vaksin dari Sinovac kini tengah dilakukan uji klinis tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved