2.906 Petani di Kota Denpasar Sudah Menerima Kartu Tani
Dinas Pertanian Kota Denpasar mengklaim semua petani di Kota Denpasar, Bali, sudah mendapatkan kartu tani
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Pertanian Kota Denpasar mengklaim semua petani di Kota Denpasar, Bali, sudah mendapatkan kartu tani.
Adapun jumlah petani tersebut yakni 2.906 orang.
Hal tersebut diungkapkan Plt Sekretaris Dinas Pertanian Kota Denpasar, IGA Puspayeni, Rabu (30/9/2020) siang.
Bahkan menurutnya, Kota Denpasar menjadi daerah pertama di Bali yang semua petaninya telah menerima kartu tani.
"Sudah semua petani menerima kartu tani di Denpasar. Jumlahnya 2.906 orang petani dari 132 kelompok tani yang masih aktif di Denpasar,” katanya.
Ia menambahkan, dengan kartu tani ini, petani bisa mendapat bantuan pupuk bersubsidi.
Selain itu, juga bisa mendapat pinjaman dana.
• 18.692 Petani di Badung Dibuatkan Kartu Tani Agar Dapat Subsidi dari Pusat
• Januari 2020 Kartu Tani Dibagikan di Buleleng, Petani Bakal Lebih Mudah Peroleh Pupuk Bersubsidi
Selama pandemi Covid-19 ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar juga membagikan bibit babi kepada peternak di Kota Denpasar.
Adapun bibit babi yang dibagikan ini sebanyak 300 ekor.
Puspayeni mengatakan bibit babi ini dibagikan kepada 7 kelompok peternak yang tersebar di wilayah Denpasar.
Adapun nilai bantuan bibit babi ini sebesar Rp 267 juta.
"Kami berikan bantuan bibit babi untuk membantu kelompok peternak saat masa pandemi Covid-19," katanya.
Adapun kelompok tani yang diberikan bibit ini, yakni KWT Sumber Rejeki sebanyak 44 ekor, Kelompok Ternak Suka Mandiri 32 ekor, Kelompok Ternak Tunas Mekar 36 ekor.
Juga kelompok Ternak Telabah Makmur 90 ekor, Kelompok Ternak Babi Paras Paros 58 ekor, Kelompok Ternak Bija Utama 16 ekor, dan Kelompok Ternak Sekar Tunjung 24 ekor.
• 1.167 Petani di Denpasar Belum Terima Kartu Tani, Penyaluran Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini
• 7.000 Petani di Denpasar Belum Dapat Kartu Tani
Selain bantuan bibit babi, pihaknya juga memberikan bantuan benih padi dan pupuk NPK non subsidi.
"Untuk bantuan benih padi ini dengan nilai anggaran Rp 399 juta lebih," katanya.
Adapun benih padi ini didistribusikan untuk 1.535 hektar lahan persawahan di Denpasar.
Juga diberikan bibit tanaman hortikultura kepada masyarakat secara gratis saat awal pandemi Covid-19.
"Bantuan tanaman hortikultura ini sangat laris. Banyak masyarakat yang mencari," katanya.
Dinas Pertanian menyediakan sebanyak 10.000 bibit tanaman hortikultura untuk warga Denpasar yang Terdampak Covid-19 terutama mereka yang dirumahkan dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Distan juga menyiapkan tenaga pendampingan bagi warga yang belum bisa melakukan proses penanaman hortikultura di rumah mereka.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-inflasi-nilai-tukar-petani_20180703_123333.jpg)