Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Api Abadi Mrapen Padam, Begini Ceritanya Mulai Kerajaan Majapahit hingga Tongkat Sunan Kalijaga

Padamnya Api Abadi Mrapen juga disampaikan langsung oleh pengelola tempat Api Abadi Mrapen, David Diyanto.

Tayang:
Editor: Kambali
KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO
Umat Buddha melakuan ritual pengambilan Api Dhamma Tri Suci Waisak 2562 BE 2018 di obyek wisata Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (27/5/2018). Api yang diambil ini akan disemayamkan di Candi Mendut hingga keesokan harinya dibawa ke Candi Borobudur sebagai sarana peribadatan perayaan Waisak. 

Api Abadi Mrapen juga sempat digunakan sebagai tempat pengambilan Api Obor Asian Games 2018.

Tak hanya itu, Api Abadi Mrapen juga setiap tahunnya digunakan untuk menyalakan obor upacara Hari Raya Waisak bagi umat Buddha.

Misteri Api Abadi Mrapen Padam, Baru Pertama dalam Sejarah, Berikut Ini Dugaan Penyebabnya

Awal mula Api Abadi Mrapen

Api Abadi Mrapen memiliki cerita sejarah turun temurun yang berkembang di masyarakat.

Berdasarkan cerita tersebut, keberadaan Api Abadi Mrapen terkait dengan sejarah masa akhir Kerajaan Majapahit.

Pada saat itu, Kesultanan Demak Bintoro menaklukkan Kerajaan Majapahit pada 1500-1518 Masehi.

Api Abadi Mrapen, konon telah muncul usai Sunan Kalijaga mencari sumber air untuk prajuritnya dengan cara menancapkan tongkatnya ke tanah.

Gading Marten Ingin Ajak Tinggal di Bali Seperti Anak Jessica Iskandar, Tapi Gempi Pilih di London

Bukannya menyemburkan air, lubang bekas tongkat tersebut justru menyemburkan api yang hingga kini dipercaya merupakan titik awal munculnya sumber Api Abadi Mrapen.

Oleh karena tujuannya belum tercapai, Sunan Kalijaga pun menancapkan tongkatnya untuk kedua kali di tempat lain.

Berhasil, lubang tersebut pun mengeluarkan sumber air yang bersih dan bening. Air itu pun dimanfaatkan rombongan prajurit untuk minum.

Wisatawan masih bisa melihat sumber mata air itu yang berada tak jauh dari titik Api Abadi Mrapen.

Sumber mata air itu bernama Sendang Dudo dan memiliki kedalaman dua meter, serta berdiameter tiga meter. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cerita Api Abadi Mrapen yang Padam, Kerajaan Majapahit hingga Api Obor Asian Games, https://travel.kompas.com/read/2020/10/05/185000127/cerita-api-abadi-mrapen-yang-padam-kerajaan-majapahit-hingga-api-obor-asian.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved