Penanganan Covid
Setiap 100 Ribu Penduduk, Ada 250 Kasus Covid-19 di Bali
Keberadaan Pulau Dewata yang dihuni sekitar 4,3 juta penduduk, angka IR-nya telah mencapai 250,87 per 100 ribu penduduk.
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Wema Satya Dinata
Hanya saja, CFR Bali masih berada di atas angka global.
Baca juga: PM Jepang Yoshihide Suga Kenakan Masker Motif Batik Megamendung saat Bertemu Presiden Jokowi
Baca juga: Penambahan Kasus Covid-19 Melandai Tiap Bulan, Bangli Berpotensi Turun ke Zona Kuning
Baca juga: Kajari Jaksel Sajikan Makanan Brigjen Prasetijo dan Irjen Napoleon, Kejagung Sebut Bukan Jamuan
Sementara angka kesembuhan di Bali tercatat sebagai yang paling baik di Indonesia, yakni mencapai 89 persen.
Dengan adanya angka kesembuhan yang cukup tinggi pada hari ini menjadikan angka kesembuhan Bali mencapai 89,4 persen.
"Astungkara atas kerja keras kita semua semoga tambah baik ya," harapnya.
Di sisi lain, Suarjaya mengingatkan bahwa sebenarnya penyebab Covid-19 tidak berasal dari orang jauh.
Covid-19 berbeda dengan virus lain yang memiliki perantara seperti virus flu burung yang diantarkan oleh burung atau unggas dan flu babi yang diperantarai oleh hewan babi.
Sementara Covid-19 sendiri perantaranya adalah manusia dan bisa ditularkan oleh orang terdekat.
"Nah ini yang harus dipahami oleh kita semua," paparnya.
Pemahaman akan penyebaran Covid-19 yang bisa ditularkan oleh orang terdekat juga sebagai upaya pihaknya melakukan pencegahan.
Sampai saat ini, Suarjaya menilai, belum adanya upaya pencegahan yang maksimal dari masyarakat.
Hal itu dibuktikan dengan masih adanya masyarakat yang tidak percaya, bengkung dan bandel dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. (*)
Catatan Redaksi:
Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Bali mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat Pesan Ibu: Wajib Memakai Masker, Wajib Mencuci Tangan, dan Wajib Menjaga jarak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-provinsi-bali-ketut-suarjaya-menjadi-pembicara-dalam-simakrama.jpg)