Penanganan Covid
Waspada Klaster Libur Panjang, Pemprov Bali Ingatkan Akhir Oktober Jaga Prokotol Kesehatan
Akhir Oktober 2020 mendatang, yakni mulai 28 Oktober hingga 1 November 2020, masyarakat berkesempatan menikmati libur yang cukup panjang.
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ady Sucipto
Ia mengatakan, saat ini penanganan Covid-19 di Indonesia cukup baik. Pasalnya, indikator seperti angka kesembuhan dan kasus aktif di atas rata-rata dunia.
Meski demikian tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia.
Berdasarkan data pada 18 Oktober, rata-rata kasus aktif di Indonesia 17,69 persen, lebih rendah dari pada kasus aktif dunia yang mencapai 22,4 persen.
Kemudian, dibandingkan bulan yang lalu rata-rata kematian di Indonesia juga menurun dari 3,94 persen menjadi 3,45 persen, meskipun masih lebih tinggi dari rata-rata dunia.
Lalu, rata-rata kesembuhan di Indonesia 78,84 persen. Ini juga lebih tinggi dari rata-rata kesembuhan dunia yang sebesar 74,67 persen.
"Saya kira hal-hal seperti ini yang harus terus kita perbaiki sehingga kita harapkan tren kasus di Indonesia akan semakin membaik," kata Jokowi.
Sebelumnya, anggota Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, libur panjang pada Agustus lalu berpengaruh terhadap tingginya kenaikan kasus Covid-19 pada akhir Agustus.
Libur panjang membuat masyarakat melakukan mobilitas sehingga meningkatkan penularan Covid-19.
"Ya bisa jadi (kenaikan kasus dipengaruhi libur panjang). Kita melihat efek libur panjang terhadap kenaikan jumlah kasus yang ada," ujar Dewi dalam talkshow daring yang ditayangkan di saluran YouTube BNPB, Rabu (2/9) lalu.
Kondisi ini, menurut dia, terutama terjadi di Jawa.
Sebab, kata Dewi, mayoritas daerah penyumbang kasus Covid-19 tertinggi pada pekan terakhir Agustus ada di Jawa.
Mobilitas tinggi ini yang disebutnya membuka semakin banyak peluang penularan terjadi.
Hal yang perlu dicermati, kata Dewi, dampak dari libur panjang tidak terlihat dalam sehari atau dua hari setelah liburan.
Sembuh 9.788 Pasien
Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, Selasa (20/10). Jumlah kumulatif pasien positif 10.955 atau bertambah 75 orang, kemarin.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus naik. Hari ini total pasien yang sembuh sebanyak 9.788 orang yang artinya bertambah 105 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dinas-pariwisata-provinsi-bali-putu-astawa-mengikuti-simakrama-kepariwisataan-di-desa-penglipuran.jpg)