Breaking News:

Si Taring Disdukcapil Denpasar Beri Kuota 400 Pendaftar dalam Sehari

Si Taring Disdukcapil Denpasar Beri Kuota 400 Pendaftar dalam Sehari, Ada Tiga Cara Cetak Administrasi Kependudukan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Foto Disdukcapil Denpasar beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Layanan Sistem Pendaftaran Daring (Si Taring) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar memberikan kuota sebanyak 400 pendaftar setiap harinya.

Pendaftaran ini dapat dilaksanakan saat hari kerja dari pukul 08.00 – 14.00 Wita, dan khusus hari Jumat dapat dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 13.00 Wita.

Kadisdukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata mengatakan, Si Taring ini mencakup seluruh pelayanan Administrasi Kependudukan.

Penerapan Si Taring ini juga sesuai dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Berbasis Daring (Online) serta untuk mendukung pelayanan publik yang produktif dan aman dari Covid-19.

Baca juga: Cerita Berdirinya Kelompok TuwuT , Konservasi Burung Hantu Sebagai Penyelamat Sawah dari Hama Tikus

Baca juga: Dari Facebook Hingga Tiktok, Sebanyak 6.375 Akun Media Sosial Didaftarkan Pasangan Calon Pilkada

Baca juga: Arti Mimpi Menanam Pohon, Bersiaplah Menerima Kehormatan dan Hidup Sejahtera

Selain itu, layanan daring juga bertujuan agar masyarakat dapat mengurus sendiri dokumen kependudukan serta sebagai upaya memberantas pungutan liar (Pungli) dan praktik calo.

“Ini untuk memberikan pelayanan serta mendukung terciptanya tertib administrasi di masyarakat. Namun demikian, khusus untuk perekaman dan cetak e-KTP, masyarakat dapat langsung melaksanakan di kecamatan, Graha Sewaka Dharma serta Layanan Jemput Bola Pelayanan Langsung Jadi sesuai jadwal dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK),” kata Juli.

Ia menambahkan, masyarakat tak perlu repot datang ke Disdukcapil untuk antri.

Cukup lengkapi persyaratan dan melakukan pendaftaran dari rumah atau dimana saja sepanjang berkas yang dibutuhkan sudah lengkap.

“Jadi poin pentingnya kami tidak ingin mengganggu aktivitas dan kesibukan masyarakat, namun tetap bisa mengurus administrasi kependudukan, namun demikian karena ini layanan baru tentu masyarakat ada yang keberatan namun semakin lama akan semakin terbiasa,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved