Breaking News:

3 Mahasiswa PENS Surabaya Ciptakan Alat Pengaman yang Berfungsi Jebak Maling Motor

Alat ini diyakini mampu mengamankan dan dapat menjebak maling motor karena alat ini dapat menyalakan alarm dan mematikan mesin secara tiba-tiba

ist/Foto PENS
Dari Kiri: Noval Anugrah Nusyirin, Rahmat Fauzi Yulianto, Niam Tamami S.ST.,M.T menunjukkan alat pengaman motor berbasis Fuzzy Logic. 

TRIBUN-BALI.COM - Kabar baik datang dari 3 mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang berhasil menciptakan inovasi sistem keamanan motor berbasis Fuzzy Logic.

Mereka terdiri dari Noval Anugrah Nusyirin, Rahmat Fauzi Yulianto dan Novanna Rahma Zani berhasil membuat alat sederhana, namun tertanam metode kecerdasan Fuzzy Logic.

Alat ini diyakini mampu mengamankan dan dapat menjebak maling motor karena alat ini dapat menyalakan alarm dan mematikan mesin secara tiba-tiba.

Berawal melihat situasi meningkatnya angka pencurian motor di masa Pandemi, Novanna Rahma Zani dkk berkomitmen memberikan solusi bagi masyarakat agar merasa aman tanpa rasa takut kehilangan motor.

Baca juga: Serikat Petani Indonesia Tolak Pembuatan Food Estate untuk Mengatasi Krisis Pangan

Baca juga: Obat Kumur Dapat Membunuh Virus Corona di Sekitar Mulut, Benarkah?

Baca juga: Operasi Zebra 2020, Bypass di Tabanan Bali Masuk Black Spot, 9 Kejadian Kecelakaan dan 3 Orang Tewas

“Fuzzi Logic ini kami dipasang di motor untuk merekam pergerakan motor, posisi dengan Global Positioning System (GPS), dan kondisi mesin motor dengan sensor tegangan, GPS," ujar Novanna Rahma Zani kepada SURYA.co.id, Minggu (25/10/2020).

Sementar sensor tegangan diolah dengan pengambilan keputusan oleh Fuzzy Logic untuk memutuskan kondisi apa yang terjadi pada motor tersebut.

Alat ini memiliki banyak fitur, diantara fitur mendeteksi kondisi pindah posisi, deteksi sepeda motor roboh dan tentunya deteksi pencurian sepeda motor.

Setelahnya secara otomatis alat ini akan melakukan mekanisme penjebakan yaitu menyalakan alarm dan mematikan mesin.

Disamping itu, terdapat Remote System yang digunakan pengguna untuk mematikan alarm dan menyalakan kembali mesin motor.

"Kondisi yang dideteksi main system juga akan dikirimkan melalui pesan singkat berupa SMS ke pemilik motor beserta link Google Maps posisi terakhir sepeda motor," terang mahasiswi asal Tangerang ini.

Dengan mekanisme penjebakan yang telah dibuat, tentunya dapat menarik perhatian masyarakat sekitar motor dan membuat pelaku pencurian motor lebih cepat tertangkap.

Tak hanya cerdas, alat yang hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk pemasangan ini dipastikan sangat aman, karena memiliki sistem elektrikal yang terhubung dengan mesin dan kontak motor karena dilengkapi dengan fuse pengaman.

"Sistemnya tersembunyi tetapi tetap mudah diinstal membuat alat kami menjadi lebih unggul dari pengaman sepeda motor yang sudah ada dipasaran karena selain dapat melakukan tracking posisi motor, bisa juga mendeteksi kondisi roboh, pindah posisi, serta mendeteksi pencurian dengan mekanisme penjebakan," terangnya.

Berkat inovasi ini, Tiga Mahasiswa PENS berhasil menyabet juara III di Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) XIII Tahun 2020.

Baca juga: Tips Liburan Aman di Tengah Pandemi Ala Pakar Epidemiologi Unair Laura Navika Yamani

Baca juga: Parang Mendarat di Kepala Anggota DPRD, Berawal dari Masalah Sepele

Baca juga: Tes Kepribadian: Pilih Satu Burung yang Paling Kamu Sukai, Lihat Mana Karakter yang Paling Dominan

Keberhasilan dalam meraih juara ini tidak lepas dari bimbingan Niam Tamami S.ST.,M.T.

“Tahun ini untuk divisi Piranti Cerdas, Sistem Benam dan IoT mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu.

Tahun lalu juara harapan, tahun ini juara 3 dan alat yang dikembangkan juga sangat berguna langsung untuk masyarakat mengingat meningkatnya kasus pencurian motor saat pandemi ini meningkat," tutup Niam.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tiga Mahasiawa PENS Surabaya Ciptakan Alat Pengaman yang Mampu Jebak Maling Motor,

 

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved